

inNalar.com – Pada 5 September 2023 mendatang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melihat pergantian kepemimpinan yang sangat dinanti.
Keputusan Presiden Joko Widodo yang menetapkan Ayodhia G L Kalake sebagai Penjabat Gubernur (Pj Gubernur) NTT telah menjadi berita yang mendominasi publik dalam beberapa bulan terakhir.
Ayodhia G L Kalake menggantikan kepemimpinan Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi yang telah memimpin NTT selama lima tahun, dari 2018 hingga 2023.
Ayodhia G L Kalake, seorang putra asli NTT berdarah Adonara Flores Timur, dilahirkan dan dibesarkan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Pendidikannya diawali di Universitas Padjadjaran, Bandung, di mana ia menyelesaikan jenjang S1. Setelah itu, Ayodhia memulai karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Luar Negeri.
Selama bertahun-tahun, ia menempati beragam posisi jabatan, dari menjadi Tim Staf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di Madrid, Spanyol, hingga Berlin, Jerman.
Ayodhia juga pernah bertugas sebagai konsultan hukum di Kedubes RI di Republik Rakyat Tiongkok, Beijing.
Pengabdian Ayodhia di sektor publik berlanjut ketika ia bergabung dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Di sana, ia mulai melamar pada posisi Asisten Deputi Eselon Dua. Jabatan yang pernah dipegangnya meliputi Eselon Tiga hingga ia menjadi Tim Staf di Kedubes RI di Madrid, Spanyol, dan Berlin, Jerman.
Baca Juga: Ramaikan Harlah ke-11 Ponpes Ora Aji, Erick Thohir: Jangan Miskin Hati Jika Ingin Menjaga Indonesia
Pada tahun 2020, Ayodhia dipercaya sebagai Deputi Eselon Satu Bidang Infrastruktur dan Transportasi di bawah kepemimpinan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Bapak Luhut Pandjaitan.
Perjalanan karier yang mengesankan ini mencerminkan komitmen dan keahliannya dalam bidang tersebut.
Ketika tiga nama diajukan oleh Menteri Dalam Negeri untuk menjadi Pj Gubernur NTT, Ayodhia G L Kalake adalah salah satu dari tiga calon yang diusulkan.
Tiga nama tersebut juga diumumkan secara resmi kepada publik melalui DPR, yakni Dr. Thomas Umbu, Dr. Inocentius Samsul, dan Jenderal Polisi Rudolf Rodja.
Keenam calon tersebut kemudian dibawa ke Tim Penilaian Akhir (TPA) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Dalam pengumuman yang dilakukan pada Kamis lalu, TPA telah menetapkan Ayodhia G L Kalake sebagai Pj Gubernur NTT yang baru, yang akan dilantik pada 5 September 2023 mendatang.
Baca Juga: Punya 17 Lantai, Gedung Tertinggi di Kalimantan Tengah Ternyata Bukanlah Hotel atau Mall, Melainkan…
Keputusan ini telah menimbulkan harapan besar dari masyarakat NTT terhadap pemimpin yang akan datang.
Masyarakat berharap bahwa Ayodhia G L Kalake akan membawa kemajuan bagi provinsi ini.
NTT, sebagai provinsi nomor tiga termiskin di Indonesia, memiliki beragam permasalahan yang perlu diselesaikan.
Salah satunya adalah tingkat pengangguran yang tinggi dan ketimpangan pendidikan yang belum merata.
Baca Juga: Telan Rp 150 M, Proyek Tower Pencakar Langit di Kalimantan Timur Terancam Batal, Begini Alasannya
Diharapkan bahwa Pj Gubernur Ayodhia G L Kalake akan mampu membuka lapangan pekerjaan dengan lebar dan meningkatkan pendidikan di seluruh wilayah NTT, menjadikannya lebih maju dan merata bagi seluruh warganya.
Kita bersama-sama berharap agar kepemimpinan Ayodhia GL Kalake dapat membawa perubahan positif bagi Nusa Tenggara Timur dan mewujudkan harapan masyarakatnya. Semoga NTT semakin berkembang di bawah kepemimpinan yang baru ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi