

inNalar.com – Aceh adalah salah satu provinsi yang letaknya berada di ujung utara di Pulau Sumatera .
Di Provinsi Aceh terdapat sebuah bendungan yang ditargetkan untuk bisa rampung pada tahun ini.
Nantinya, bendungan di Aceh ini akan dikenal dengan sebutan Bendungan Rukoh.
Lokasi dari Bendungan Rukoh ini terletak di Kec. Titeue, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Pembangunan Bendungan Rukoh ini dimulai pada akhir tahun 2018 dan ditargetkan rampung pada tahun 2023.
Baca Juga: Tanah Tandus Seluas 150 Hektar di Aceh Ini Disulap Jadi Kebun Kurma dengan Kapasitas 15.000 Pohon
Tujuan dibangunnya bendungan Rukoh adalah sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi sawah hampir seluas 12 ribu hektar khusunya di kecamatan Keumala.
Tak heran bila proyek pembangunan Bendungan Rukoh ini masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional.
Nantinya, Bendungan Rukoh ini akan memiliki luas area genangan sebesar 716,10 hektar.
Selain itu, Bendungan Rukoh diramalkan akan sanggup menampung air sebanyak 128 meter kubik.
Bermanfaat untuk meningkatkan produksi sawah seluas 12 ribu hektar, Bendungan Rukoh memiliki dampak penting bagi masyarakat untuk mengairi lahan.
Hal ini tentunya juga dapat mendorong peningkatan perekonomian di Kabupaten Pidie dan sekitarnya.
Tak hanya itu, nantinya bendungan ini akan difungsikan juga sebagai penyedia air baku sebesar 300 liter/kubik, pengendali banjir, dan juga pariwisata.
Pembangunan proyek bendungan sebesar ini, pemerintah menggelontorkan dana dari alokasi APBN mencapai triliunan rupiah.
Dana alokasi dari APBN guna membiayai pembangunan Bendungan Rukoh ini adalah Rp1,5 Triliun.***
Baca Juga: Memakan Dana Rp 12,8 M, Jembatan Gantung di Aceh ini Dibangun untuk Penghubung Antar Desa