Renovasi Rp 45,5 Miliar Pembangunan Sekolah Dasar di Dua Kabupaten Kalimantan Barat Bermasalah, Diduga….

inNalar.com – Renovasi perbaikan pembangunan Sekolah Dasar Negeri di Kalimantan Barat ini berada di dua Kabupaten.

Kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Bengkayang dan juga Kabupaten Landak yang berada di Kalimantan Barat.

Pemenang tender proyek renovasi atau perbaikan Sekolah Dasar Negeri yaitu berasal dari PT. Kreasindo Putra Bangsa.

Baca Juga: Pembangunan Gedung SMA Rp 38,5 Miliar di Pontianak Kalimantan Barat Tak Sesuai Proposal, Begini Kronologinya

Diketahui bahwa bangunan sekolah Sekolah Dasar Negeri 06 yang berada di Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat mengalami kerusakan.

Tentunya hal tersebut sangatlah membahayakan dan juga membuat paar murid yang ada di sana tidak dapat belajar dengan tenang dan nyaman.

Biaya anggaran yang dihabiskan untuk renovasi pembangunan Sekolah Dasar Negeri di Kalimantan Barat tersebut memiliki jumlah nominal yang fantastis.

Baca Juga: Ludeskan Rp 1,8 Triliun, Bandara di Kalimantan Timur Ini Digadang Termewah dan Modern: Bakal Punya Skytrain

Total anggaran dana yang yang dibiaskan yaitu Rp 45,5 miliar lebih untuk kelancaran pembangunan Sekolah Dasar Negeri yang berada di dua Kabupaten Kalimantan Barat.

Kontrak yang disetujui oleh tender dalam privasi gedung sekolah di Kalimantan Barat yaitu Rp 32,9 miliar lebih.

Anggaran yang memiliki total Rp 44,5 miliar tersebut digunakan untuk kegiatan renovasi di 12 Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Bengkayang dan juga kabupaten Landak Kalimantan Barat.

Baca Juga: Sudah Direncanakan Sejak Tahun 1999-2000, Bendungan di NTT ini Ditaksir Habiskan Dana Hingga Rp 1,915 Triliun

Diketahui terdapat sebuah dugaan adanya penyalahgunaan anggaran yang akan digunakan untuk kegiatan renovasi sekolah.

Tentunya dari adanya penyalahgunaan anggaran juga dapat merugikan negara akibat oknum yang mementingkan untuk dirinya sendiri.

Sekolah yang memiliki bnagunan yang kokoh dan juga memadai tentunya membuat anak-anak dapat fokus melakukan belajar.

Sebab tidak ada rasa was-was ketika sedang menimba ilmu di Sekolah Dasar Negeri Kalimantan barat tersebut.

Penyebab adanya perilaku penyalahgunaan anggaran pembangunan merupakan bentuk dari keserakahan para oknum jahat yang tidak mementingkan fasilitas dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten bengkayang dan Kabupaten Landak.

Dorongan dari adanya perilaku keserakahan hingga akhirnya menghalalkan berbagai cara dana anggaran yang digunakan untuk renovasi pembangunan sekolah.

Para oknum lebih mementingkan dirinya sendiri dan juga memperkaya dirinya sendiri tanpa mementingkan kepentingan masyarakat yang ada di Kalimantan Barat.***

Rekomendasi