

inNalar.com – Pasar terapung merupakan pasar tradisional dan diperkirakan sudah ada sejak 400 tahun yang lalu.
Sampai saat ini Pasar Terapung masih jadi ikon destinasi wisata di Kota Banjarmasin.
Ada dua Pasar Terapung di Kalimantan Selatan, yaitu Pasar Terapung Muara Kuin di Banjarmasin dan Pasar Terapung Lok Baintan di Martapura.
Kedua Pasar Terapung tersebut sudah ada sejak rastusan tahun lalu.
Dikutip dari berbagai sumber, Pasar Terapung Muara Kuin memiliki kaitan erat dengan berdirinya Kerajaan Banjar.
Saat abad ke-16, Sultan Suriansyah mendirikan sebuah kerajaan di pinggir sungai Kuin dan Barito.
Dikutip dari berbagai sumber, keberadaan makam Raja Banjar di Kawasan Makam Sultam Suriansyah yang berdekatan dengan pasar terapung dijadikan bukti kaitan tersebut.
Dilansir inNalar.com dari salah satu video Youtube Wisata Kalimantan yang dipublish pada tahun 2022, saat zaman dahulu pembayaran di Pasar Terapung menggunakan sistem barter.
Pada saat ibukota Kerajaan Banjar pindah ke Martapura, aktivitas perdagangan juga ikut pindah dan berkembang pesat, sehingga ada Pasar Terapung di Sungai Martapura.
Baca Juga: Akibat EL Nino Sekitar 1.400 Hektar Pertanian di Lampung Terancam Gagal Panen, BPBD Buka Suara
Nama Pasar Terapung Lok Baintan di Martapura diambil dari nama anakan Sungai Martapura, yaitu Lok Baintan.
Dibalik kilasan tentang Pasar Terapung, ternyata ada fakta unik yang menarik dari Pasar Terapung di Kalimantan Selatan ini.
Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, ada tujuh fakta unik Pasar Terapung di Kalimantan Selatan.
1. Hanya ada di pagi hari
Pasar Terapung buka mulai dari pukul 06.00 sampai 09.00 WITA.
2. Pedagangnya perempuan
Pedagang di Pasar Terapung ini kebanyakan adalah perempuan.
Jadi tak heran bila tidak menemukan pedagang laki-laki.
3. Jadi Pasar Terapung Tertua di Indonesia
Pasar Terapung Muara Kuin, Banjarmasin sudah ada sejak sistem pembayaran barter pada zaman dahulu.
4. Bergerak mengikuti arus sungai
5. Memakai perahu tradisional
Para pedagang memakai perahu tradisional atau yang disebut jukung.
6. Jadi salah satu iklan di RCTI
7. Para pedagangan suka berpantun
Selain itu, ada beberapa makanan dan buah serta hasil kerajinan khas Banjarmasin yang harus dicoba saat ke Pasar Terapung.
Makanan tersebut seperti ikan goreng sepet dan seluang, tas manik khas Kalimantan, kue kelemben, sate udang galah goreng, soto Banjar, buah Kasturi, dan masih banyak lagi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi