Punya Kapasitas 6,3 juta m3, Waduk Muka Kuning di Batam Ini Sudah Ada Bahkan Sebelum Tahun 2000

inNalar.com – Waduk yang berada di Batam, Kepulauan Riau ini memiliki nama yang cukup unik.

Namanya adalah Waduk Muka Kuning yang berada di Kelurahan Mukakuning, Kec. Sei Beduk, Batam.

Waduk Muka Kuning dibangun pada tahun 1986. Waduk ini beroperasi pada tahun 1991.

Baca Juga: Jejak Prestasi Gubernur Ridwan Kamil: Ekonomi Jawa Barat Berhasil Bangkit dari Pandemi Hingga Tekan Kemiskinan

Pembangunan waduk ini dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Sampai saat ini, waduk ini masih dikelola oleh Badan Usaha (BU) Fasilitas Lingkungan dan BP Batam.

Waduk Muka Kuning memiliki panjang sekitar 320 meter dengan lebar puncak sekitar 7,9 meter.

Baca Juga: Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono Datang ke Kabupaten Kapuas Hulu untuk Resmikan Jembatan ini, Ada yang Tahu?

Waduk ini memiliki tinggi sekitar 16,75 meter di atas dasar sungai.

Waduk Muka Kuning memiliki luas daerah tangkapan sekitar 944,69 kilometer persegi.

Waduk ini berada di perbatasan dua kecamatan dan miliki kapasitas air baku sekitar 600 liter per detik.

Baca Juga: Habiskan Anggaran Rp1.476 M, Jembatan Gantung Ini Jadi yang Terpanjang di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat

Sedangkan kapasitas tampungan yang dimiliki Waduk Muka Kuning ini sekitar 6,3 juta meter kubik.

Waduk Muka Kuning ini memiliki fungsi sama seperti waduk pada umumnya.

Waduk ini menyuplai kebutuhan air daerah lain dan kadang menjadi tempat tampung air hujan yang turun.

Waduk Muka Kuning menyuplai kebutuhan air bersih ke daerah Jodoh, Nagoya, dan Baloi.

Selain itu, ternyata waduk ini juga mendapat pasokan air baku dari waduk lain.

Pasokan air baku tersebut biasanya datang dari Waduk Duriangkang.

Waduk Duriangkang sendiri merupakan waduk terbesar di Batam.***

Rekomendasi