Kuras Anggaran Rp 278 Miliar, Jembatan Terbesar di Kalimantan Selatan Ini Menyimpan Keunikan Tersendiri

inNalar.com – Kalimantan Selatan terkenal dengan rangkaian jembatan megahnya.

Salah satunya bahkan terbesar di Kalimantan Selatan dan memiliki bangunan unik pertama di Indonesia.

Jembatan terbesar ini sebenarnya sudah diresmikan oleh Presiden RI Jokowi pada 21 Oktober 2021 seperti dilansir presidenri.go.id.

Panjangnya yang sekitar 850 meter dan lebar 20 meter, jembatan terbesar ini memiliki empat jalur di kedua arahnya.

Karena dibangun di atas tanah rawa, pondasi jembatan ini memiliki kedalaman sekitar 75 meter dan diameter 1,8 meter.

Sedangkan ruas jembatan ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu jembatan utama sepanjang 130 meter, jembatan utama sepanjang 295 meter, dan jembatan oprit sepanjang 425 meter.

Baca Juga: Warisan Terakhir Risma, Jembatan Mewah Seharga Rp39 Miliar di Jawa Timur Ini Dilengkapi Air Mancur Menari

Dengan bangunan megahnya, jembatan ini menghabiskan dana sebesar Rp 278,4 miliar yang pendanaannya berasal dari SBSN.

Lalu apa istimewanya jembatan terbesar di Kalimantan Selatan ini?

Jembatan ini merupakan jembatan cable-stayed tower asimetris dimana jembatan ini mempunyai struktur lengkung pertama di Indonesia.

Apalagi jembatan ini bahkan tahan gempa dan mampu bertahan hingga 100 tahun.

Masyarakat Kalimantan Selatan mungkin sudah tidak asing lagi dengan jembatan terbesar di Kalimantan Selatan yang satu ini.

Baca Juga: Telan Dana APBN Hingga Rp 569 Miliar, Jembatan di Pontianak akan Rampung pada Akhir 2023?

Jembatan ini merupakan Jembatan Sei Alalak yang membentang di atas Sungai Alalak.

Sedangkan lokasi jembatan ini berada di Berangas Timur, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Jembatan ini juga merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia yang dibangun menggantikan jembatan kayu Tangi 1 yang berusia 30 tahun.

Jembatan ini kemudian menjadi akses utama kota Banjarmasin dari berbagai daerah hingga sebagian Kalimantan Tengah.

Tahukah Anda, Jembatan Sei Alalak punya banyak nama.

Beberapa diantaranya adalah Aberani Sulaiman, Muhammad Said, Abdussamad Sulaiman HB dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga: Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono Datang ke Kabupaten Kapuas Hulu untuk Resmikan Jembatan ini, Ada yang Tahu?

Namun saat peresmian, terlihat jelas nama Sei Alalak yang dipilih, apalagi karena lokasinya yang memanjang di atas Sungai Alalak.

Hingga saat ini Jembatan Sei Alalak banyak digemari wisatawan karena bentuknya yang unik dan banyak dijadikan tempat berfoto.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]