

inNalar.com – Pemerintah Pusat Sulawesi telah merencanakan pernyataan wilayah Sulawesi Tengah sebagai ‘Negeri Seribu Megalit’.
Hal ini merupakan langkah yang sangat positif dalam menyoroti potensi unik wisata budaya di wilayah tersebut.
Banyaknya situs bersejarah yang berharga di Kabupaten Poso dan Sigi, Sulawesi Tengah merupakan sebuah peluang besar untuk mempromosikan warisan megalitikumnya kepada dunia.
Diketahui usulan ini disetujui oleh Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura beserta jajarannya di Jakarta dan diteruskan kepada Presiden Joko Widodo yang menunjukkan komitmen serius dalam memajukan pariwisata di daerah tersebut.
Presiden Joko Widodo dan pemerintah pusat yang mendukung inisiatif ini dapat menyediakan sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan potensi wisata megalitikm di Sulawesi Tengah.
Melalui pengertian dan dukungan dari tingkat nasional, Sulawesi Tengah dapat mempromosikan kekayaan budaya dan sejarahnya kepada wisatawan domestik dan internasional.
Hal ini tidak hanya membantu mempromosikan pariwisata di wilayah tersebut, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, melestarikan warisan budaya, dan lebih memahami sejarah Indonesia.
‘Negeri Seribu Megalit’ merupakan langkah awal yang menjanjikan menuju pengembangan pariwisata dan pelestarian warisan budaya di Sulawesi Tengah dan dengan dukungan pemerintah pusat, hal ini memiliki potensi keberhasilan yang besar.
Sulawesi Tengah dijuluki ‘Negeri Seribu Megalit’ karena banyaknya situs megalitikum atau situs sejarah yang berkaitan dengan batu-batu besar yang dipahat atau ditempatkan oleh manusia purba.
Istilah ‘megalit’ berasal dari kata Yunani yang berarti ‘batu besar’ serta situs megalitikum adalah situs bersejarah di mana batu-batu besar digunakan untuk berbagai keperluan, seperti upacara keagamaan, makam, atau bangunan upacara lainnya.
Baca Juga: Mengulas Keragaman Bahasa Daerah di Sulawesi Tengah: Ada yang Terancam Punah, Apa Penyebabnya?
Berikut beberapa alasan mengapa Sulawesi Tengah disebut ‘Negeri Seribu Megalit’
Keanekaragaman Situs Megalitikum
Sulawesi Tengah memiliki banyak situs megalitikum yang tersebar di berbagai wilayahnya.
Situs-situs tersebut bermacam-macam, mulai dari kuburan batu, menhir (batu berdiri), dolmen (meja batu), altar, hingga batu berukir dengan desain khusus.
Peninggalan Prasejarah yang Unik
Keunikan situs megalitikum di Sulawesi Tengah, yang berupa ukiran dan corak pada bebatuan besar, menjadikannya warisan budaya yang bernilai tinggi dan menarik perhatian dunia.
Ketika membahas mengenai kekayaan budaya prasejarah, Sulawesi Tengah memang merupakan salah satu tempat penting untuk mempelajari sejarah dan perkembangan budaya Indonesia.
Pentingnya Warisan Budaya
Sulawesi Tengah telah menyadari pentingnya warisan megalitikum dan upaya konservasi telah dilakukan untuk melindungi dan memelihara situs-situs tersebut.
Banyak dari situs megalitikum ini telah menjadi daya tarik budaya yang menarik bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya Indonesia.
Kekayaan Budaya Prasejarah
Situs megalitik di Sulawesi Tengah mencerminkan budaya prasejarah yang kaya dan kompleks.
Mereka mengungkap praktik keagamaan, ritual kematian, dan aktivitas sosial yang dilakukan oleh masyarakat kuno di kawasan ini memberikan wawasan berharga tentang sejarah dan perkembangan budaya Sulawesi Tengah.
Itulah beberapa hal terkait sebutan ‘Negeri Seribu Megalit’ yang menyoroti peran penting kawasan ini dalam melestarikan dan menghormati warisan budaya megalitikum yang unik.***