

inNalar.com – Pembahasan tentang bendungan yang ada di Indonesia ini memang tidak ada habisnya.
Bendungan memang banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat.
Selain menjadi tempat penampungan air, beberapa bendungan juga menjadi objek wisata karena keindahannya.
Baca Juga: Raup Lahan Seluas 40.000 m2, Gedung Pencakar Langit di Lampung Ini Dibangun Sejak 10 Tahun Lalu
Salah satunya adalah Bendungan Way Rarem yang berada di Desa Pekurun, Kec. Abung Barat, kab. Lampung Utara, Lampung.
Bendungan ini berjarak sekitar 113 km dari ibu kota Provinsi Lampung, Bandar Lampung.
Sedangkan, dari arah ibu kota Kabupaten Utara, Kotabumi, bendungan ini hanya berjarak sekitar 36 km.
Bendungan Way Rarem memiliki luas sekitar 49,2 hektar dengan tinggi sekitar 59 meter.
Baca Juga: Akibat EL Nino Sekitar 1.400 Hektar Pertanian di Lampung Terancam Gagal Panen, BPBD Buka Suara
Kedalaman dari bendungan ini adalah sekitar 32 meter.
Bendungan Way Rarem memiliki fungsi sebagai irigasi yang dapat mengaliri lahan dengan luas sekitar 22.000 hektar.
Lahan seluas 22.000 hektar itu mencakup Abung Timur, Tulang Bawang Udik, Tulang Bawang Barat, dan Kotabumi.
Selain menjadi saranan irigasi, Bendungan Way Rarem juga merupakan spot wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Suara gemericik air yang mengalir keluar dari bendungan ini akan terdengar sangat tenang bagi telinga kita.
Bendungan ini juga berada jauh dari hiruk pikuk kota, tentunya suasana tenang dan damai akan menyambut kita saat datang kesini.
Selain itu, pemandangan dari Bendungan Way sangat indah.
Selain hamparan air yang sangat luas, kita juga dapat melihat jajaran gunung di kejauhan.
Tentunya, suasana ini sangatlah asri dan menenangkan hati.
Meski menjadi objek wisata dengan pemandangan yang indah, ternyata Bendungan way Rarem ini usianya sudah sangat tua.
Bendungan ini dibangun sekitar tahun 1980 dan diresmikan pada 14 Juli 1984.
Peresmian bendungan ini dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia yang kedua, yakni Presiden Soeharto.***