

inNalar.com – Akses menuju beberapa daerah di Kalimantan Utara rupanya masih terbatas karena medan yang belum terjamah.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah Kalimantan Utara pun melakukan pembangunan infrastruktur di provinsi yang baru berdiri 10 tahun ini.
Salah satunya adalah jembatan yang menjadi penyingkat jalan sebagai penghubung Tanjung Palas menuju Desa Salimbatu.
Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, jembatan ini menjadi salah satu jalan alternatif bagi warga yang bepergian di dua daerah tersebut.
Awalnya jembatan dibangun menggunakan anggaran kegiatan tahun jamak yang sudah diproses sejak tahun 2006.
Selanjutnya, pembangunan jembatan dilaksanakan oleh Pemkab Bulungan melalui DPU-PR dengan dana Rp 28 miliar pada tahun 2013-2015.
Mengingat hasilnya yang belum sempurna, jembatan dilanjutkan dengan pembangunan pada tahun 2016 dan menelan Rp 4,2 miliar.
Baca Juga: Terbengkalai, Gedung Mewah Senilai Rp 72,4 M di Kalimantan Utara Ini Malah Dijadikan Jarahan Warga
Sayangnya, pemerintah masih belum dapat menuntaskan pembangunan jembatan penghubung dua daerah di Kalimantan Utara ini.
Meski begitu, masyarakat kerap kali menggunakan dan melewati jembatan yang belum tuntas tersebut.
Naas, karena pembangunan infrastruktur yang belum rampung, jembatan ini kerap kali memakan korban.
Kondisi jembatan yang terjal ini rupanya pernah membuat mobil dump truk terbalik saat melintasi jalan pendekat.
Namun, pemerintah setempat masih belum dapat menyempurnakan fisik jembatan karena anggaran yang belum dipastikan.
Mengingat betapa penting kehadiran jembatan ini bagi warga sekitar, usaha pemerintah untuk mendapatkan anggaran rupanya terkabulkan.
Melalui Pemkab Bulungan, telah dianggarkan Rp10 miliar untuk memperbaiki jalan Salimbatu-Tanjung Palas serta jembatan di Kalimantan Utara tersebut.
Perbaikan jalan diprioritaskan untuk menyempurnakan beberapa titik yang rusak parah dengan cara pengaspalan.
Jembatan lain juga akan dibangun sebagai penghubung tiga kecamatan dengan anggaran Rp 8 miliar.
Dengan begitu, diharapkan infrastruktur ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara, terutama daerah terpencil.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi