

inNalar.com – Kabar menggembirakan datang dari Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berencana membangun bandara megah dengan desain unik.
Lebih lanjut, desain ini juga akan menjadi yang pertama di Indonesia. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Ketika berbicara tentang bandara, biasanya akan memikirkan landasan pacu dan terminal biasa.
Namun Kalimantan Selatan berencana menghadirkan sesuatu yang berbeda. Bandara yang direncanakan akan memiliki desain unik berbentuk berlian.
Desain ini dipilih karena Kalimantan Selatan kaya akan sumber daya alam yang berharga.
Kisah di balik rencana ini cukup menarik. Lahan yang akan digunakan untuk membangun bandara ini dulunya merupakan medan pertempuran antara tentara Belanda dan Jepang.
Luas lahan yang digunakan mencapai 257 hektar yang dulunya merupakan kawasan pertempuran Belanda.
Tempat ini pernah menjadi tempat pertempuran sengit pada masa Belanda berupaya merebut kembali kendali Hindia Belanda.
Kisah zona perang Belanda ini berlanjut dengan dibangunnya landasan udara kecil sebagai pangkalan militer.
Setelah mengakui kedaulatan Indonesia, landasan pacu diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia.
Melalui Landasan kecil inilah Bandara Internasional Syamsudin Noor bertransformasi.
Dulunya bernama Bandara Ulin, kini bandara ini menjadi salah satu bandara terbesar dan tersibuk di Kalimantan Selatan.
Selain keindahannya, Bandara Internasional Syamsudin Noor juga memiliki desain yang unik dan spektakuler.
Berbentuk seperti permata atau berlian, bandara ini akan menjadi bandara pertama di Indonesia yang memiliki desain seperti itu.
Desain ini juga akan menggambarkan kekayaan alam Kalimantan Selatan yang kaya.
Seiring berjalannya waktu, Bandara Internasional Syamsudin Noor terus berbenah.
Awalnya ditujukan untuk penerbangan domestik hanya pada tahun 2011, bandara ini mengalami renovasi besar-besaran pada tahun 2014.
Saat ini, bandara tersebut memiliki luas terminal 77.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 7 juta penumpang.
Landasan pacu juga diperbesar untuk menampung pesawat berukuran besar.
Presiden Jokowi pun memberikan pandangannya terhadap bandara ini.
Ia berharap dalam 10 tahun ke depan, bandara ini bisa direnovasi kembali.
Ia berharap bandara ini dibangun dengan desain permata atau berlian yang mencerminkan kekayaan alam Kalimantan Selatan.
Selain itu, standar internasional perlu diikuti selama pembangunan.
Kalimantan Selatan akan memperkenalkan bandara internasional menakjubkan dengan desain unik seperti permata.
Medan perang Belanda yang bersejarah akan diubah menjadi bandara modern yang tidak hanya menawarkan kemudahan mobilitas tetapi juga mencerminkan kekayaan alam provinsi tersebut.
Melihat rencana tersebut, Kalimantan Selatan semakin siap menyambut masa depan dengan bangga.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi