

inNalar.com – Sebuah terobosan unik muncul di Kota Surabaya, Jawa Timur ketika sekelompok pengelola yang dikenal karena profesinya yang kurang biasa memutuskan untuk mengambil langkah besar.
Wahyu Susilo, merupakan salah satu kelompok pengelola kuras tinja WC dan memiliki nama PT. Tinja.
Siapa sangka bahwa Wahyu Susilo mengepakkan sayapnya dalam dunia real estate, yakni pembangunan hotel.
Wahyu Susilo memulai usahanya dengan menyewakan mesin kuras WC kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada tahun 1994, Wahyu Susilo mendapatkan ide untuk membangun hotel setelah melihat banyaknya wisatawan yang datang ke Surabaya.
Ia merasa bahwa Surabaya masih kekurangan hotel yang bisa menampung banyak tamu dengan harga yang terjangkau. Hotel satelit resmi dibangun pada 1 Oktober 1994.
Baca Juga: Bikin Ngakak! Bekantan Numpang Perahu Nelayan Menuju Daratan Balikpapan, Ditolong Malah Nyebur
Tak tanggung-tanggung, pembangunan hotel satelit mencapai Rp 9 Miliar pada tahun 1994.
Jika dihitung sesuai inflasi dari 1994 – 2023, maka diduga pembangunan hotel ini mencapai Rp 2.2 Triliun pada masa sekarang.
Dengan membangun Hotel Satelit, ini menjadi cikal bakal hotel pertama yang dimiliki oleh Wahyu Susilo, seorang pengelola kuras WC ternama di kota Surabaya dan merambah ke dunia real estate.
“Ini hotel merupakan lambang kesuksesan seorang pengusaha yang merangkak dari usaha pengurasan tinja hingga sukses mendirikan hotel bintang 3” cuit komentar @tansiauwbing 573 pada akun youtube.
Komentar ini turut disukai oleh kreator youtube yang membahas hotel satelit dan mendapatkan 20 likes tambahan.
Hotel Satelit, yang berlokasi di Jln. Mayjend Sukono memiliki 11 lantai dengan aksen hijau toska.
hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang benar-benar unik dan berbeda dari hotel-hotel konvensional lainnya.
Terletak di pusat kota Surabaya, hotel ini memiliki 156 kamar dengan 11 lantai.
Kisah Wahyu Susiolo, seorang pengusaha kuras wc menjadi penguasa real estate membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa.
Sayangnya pada tahun 2016, Hotel satelit dinyatakan tutup permanen tanpa alasan yang cukup jelas. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi