

inNalar.com – endungan Sindangheula adalah proyek pembangunan bendungan multifungsi yang terletak di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Proyek ini dikerjakan oleh PT PP dan PT Hutama Karya (Persero) dengan total biaya sebesar Rp 458 miliar.
Bendungan Sindangheula memiliki manfaat yang beragam, di antaranya :
Baca Juga: Pasca Viral Siarkan Slot Judi Online Akibat Peretasan, Akun YouTube DPR RI Akhirnya di Take Down
1. Sebagai sumber air baku dan irigasi untuk pertanian,
2. Mereduksi banjir hingga 50 m3/detik dari Sungai Ciujung dan Sungai Cidurian
3. Berfungsi sebagai pembangkit listrik sebesar 0,40 MW
Proses pengerjaan proyek pembangunan bendungan ini memkan waktu kurang lebih selama 4 tahun.
Baca Juga: Pasca Viral Siarkan Slot Judi Online Akibat Peretasan, Akun YouTube DPR RI Akhirnya di Take Down
Pembangunan Bendungan Sindangheula dimulai pada tahun 2015 dan selesai pada tahun 2019.
Sedang untuk peresmiannya, Bendungan Sindangheula baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2021.
Bendungan Sindangheula menjadi tempat wisata warga dan dianggap sebagai proyek strategis nasional.
Namun pada tahun 2022, Bendungan Sindangheula mengalami luapan.
Bendungan Sindangheula yang terletak di Kabupaten Serang,Provinsi Banten itu meluap pada awal Maret 2022.
Hal ini menyebabkan banjir di wilayah sekitarnya. Berikut beberapa dampak banjir akibat meluapnya bendungan Sindangheula:
Menurut laporan, banjir tersebut terjadi sebab meluapnya sungai Cibanten karena bendungan Sindangheula melebihi kapasitas.
Namun, laporan lain menyebutkan bahwa jumlah korban jiwa akibat banjir tersebut tidak dijelaskan secara rinci.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi