Anggarannya Rp 1,7 Trilun, Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan Ini Diharapkan Bisa Mengatasi Banjir

inNalar.com – Satu lagi bendungan baru yang akan hadir di tanah Indonesia. Bendungan memiliki sejuta manfaat salah satunya mengatasi banjir. 

Bendungan tersebut adalah Bendungan Riam Kiwa yang ada di Kalimantan Selatan.

Kiwa sendiri dalam bahasa Banjar berarti kiri. Adapun arti nama bendungan ini dapat diartikan sebagai Bendungan Riam Kiri.

Baca Juga: 3 Mega Proyek Mangkrak yang Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah di Indonesia, Salah Satunya Wisma Atlet!

Bendungan Riam Kiwa akan dibangun di kaki Gunung Meratus, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan.

Luas area yang diperlukan untuk pembangunan bendungan ini diperkirakan sekitar 771,51 hektar.

Dari total tersebut, 753,85 hektar merupakan area hutan dan 5,81 hektar adalah area penggunaan lain.

Baca Juga: Diusulkan Sejak 2021, Akhirnya Jembatan Kareho Senilai Rp 13 M di Kalimantan Barat Ini Rampung

Selain itu, 11,85 hektar sisanya merupakan area hutan produksi terbatas. Bendungan Riam Kiwa nantinya akan memiliki tinggi sekitar 50 meter.

Tidak hanya itu, bendungan ini akan membentang sepanjang 490 meter. Bendungan Riam Kiwa nantinya akan memiliki luas genangan 654,04 hektar.

Bendungan ini juga dapat menampung sampai 90,51 juta meter kubik air.

Baca Juga: Viral! Tangis Lesti Kejora Pecah saat Sambut Live Perdana di Shopee, Apa yang Terjadi?

Bendungan ini diharapkan dapat mengurangi resiko banjir dengan menampung air sekitar 255 meter kubik per detik.

Bendungan Riam Kiwa juga dapat menampung potensi air baku sebanyak 4.500 liter per detik.

Potensi listrik yang bisa dihasilkan bendungan ini adalah sekitar 6 MW (megawatt).

Baca Juga: Tak Hanya Wulan Guritno! Inilah 4 Aktris Indonesia yang Diisukan Bakal Dijadikan Duta Usai Lakukan Kesalahan

Kemudian, Bendungan Riam Kiwa juga memiliki potensi irigasi sebesar 1.800 hektar. Pembangunan bendungan ini rencananya akan dilakukan akhir tahun 2023.

Sedangkan anggaran dari pembangunannya sendiri sekitar Rp 1,7 triliun.

Namun, anggaran tersebut hanya untuk pembangunan fisik saja, belum termasuk dengan anggaran yang dibutuhkan untuk menyiapkan lahan bendungan ini.***

 

Rekomendasi