Mega Proyek 140 Miliar Mangkrak! Jembatan 859 Meter di Kalimantan Barat Ini Sampai Miliki Lubang di Jalannya

inNalar.com – Kalimantan Barat yang daerahnya terpisah oleh sungai tentu membutuhkan infrastruktur berupa jembatan.

Akan tetapi, sayangnya pembangunan jembatan yang jadi jalur penghubung itu malah terlambat atau sempat mangkrak.

Padahal proyek pembangunan jembatan di Kalimantan Barat tersebut sebenarnya adalah mega proyek.

Baca Juga: Kalimantan Barat Bakal Punya Jalan Tol Baru! Menghubungkan Pontianak dengan Pelabuhan Kijing, Kapan Dibangun?

Adapun jalur yang dimaksud adalah jembatan ruas entikong-badau, yang berada di Kalimantan Barat.

Lebih tepatnya, pembangunan tersebut berada di jembatan ruas Entikong-Badau yang terletak di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Diketahui jika terdapat 2 jembatan, dimana jalur penghubung itu yang berada di Jalan Balai 4 Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau belum selesai.

Baca Juga: Nilai Investasi Capai Rp 4,52 Triliun, Jalan Tol di Jabodetabek Ini Mampu Tempuh Tol Jagorawi 5 Menit Saja?

Begitu pula dengan jembatan jalan arah menuju Badau juga belum selesai diaspal.

Akan tetapi, untuk ruas jalan Rasau ke Badau masih dalam proses pengerjaan, namun proses penggarapannya terlambat.

Karena sempat mangkrak dan mengalami keterlambatan, maka mega proyek di Kalimantan Barat itu pun dilakukan perpanjangan waktu selama 100 hari.

Baca Juga: Reza Arap Alih Profesi Jadi Karyawan PLN? Akun Kementerian BUMN Hingga Ikut Angkat Suara Loh…

Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, Pembangunan Jembatan Ruas Entikong-Badau ini menghabiskan anggaran sebesar Rp. 139 miliar.

Sedangkan untuk panjangnya sendiri, jembatan yang berada di kabupaten Sanggau ini membentang sejauh 859 meter.

Seperti yang dijelaskan di atas, sebenarnya pembangunan mega proyek jembatan di Kalimantan Barat ini telah digarap, namun belum diaspal dan belum selesai sepenuhnya.

Pasalnya, kondisi jalan yang mendekati jembatan tersebut terdapat ada genangan air yang memiliki lubang cukup dalam.

Jika kondisi ini tidak segera diurus, bisa saja akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Bahkan pernah ada supir pengangkut buah sawit tumbang hingga buah-buahnya tumpah di jembatan tersebut, dikarenakan pembangunannya belum selesai.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]