

inNalar.com – Kilang minyak adalah fasilitas industri yang memiliki fungsi untuk mengolah minyak mentah menjadi produk yang bisa digunakan.
Pabrik kilang minyak sendiri ada beberapa jumlahnya di Indonesia dan tersebar luas hingga pelosok wilayah.
Beberapa bahkan masuk ke kategori pabrik kilang minyak terbesar se-Asia Tenggara.
Contohnya adalah Kilang Pertamina Cilacap dan Kilang Pertamina Balikpapan.
Namun, pembahasan kita disini bukanlah tentang kilang minyak terbesar di Indonesia.
Melainkan sebuah kilang minyak di Lampung yang digadang-gadang akan menjadi kilang minyak sawit terbesar se-Lampung.
Kilang minyak sawit ini adalah kilang minyak sawit milik PT Cargill Indonesia.
PT Cargill Indonesia sendiri merupakan cabang dari perusahaan Cargill di Amerika.
Nama dari perusahaan ini dibangun oleh pendirinya, yakni William Wallace (W.W) Cargill pada tahun 1865.
Cargill masuk ke Indonesia pada tahun 1974 dengan usaha pertama mereka sebagai tempat pengolahan pakan ternak di Bogor, Jawa Barat.
Pada tahun 2021, Cargill membangun kilang minyak sawit baru di Lampung.
Kilang minyak ini dibangun untuk mengembangkan rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan.
Dalm beberapa terakhir, permintaan untuk minyak kelapa sawit terus meningkat.
Sehingga dibangunnya kilang minyak baru di Lampung ini dengan tujuan agar Cargill bisa memenuhi banyaknya permintaan yang datang.
Kilang minyak ini juga nantinya akan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan dari Amerika dan Eropa.
Kilang minyak sawit yang berada di Lampung ini mendapat suntikan dana sebesar US $200 juta atau setara dengan Rp 3 triliun dari pihak asing.
Kilang minyak sawit Cargill beroperasi pada pertengahan tahun 2023.
Dalam operasionalnya, PT Pacrim Nusantara Lestari food, unit bisnis dari PT Cargill Indonesia di Provinsi Lampung, telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada 25 Februari 2023.
Lampung sendiri dipilih sebagai tempat pembangunan kilang minyak sawit karena lokasinya yang strategis.
Lampung merupakan pintu gerbang Pulau Sumatera dan berada dekat dengan Selat Sunda yang dilewati oleh jalur perdagangan internasional dan jalur alternatif bagi pelaut.
Karena lokasinya ini dapat memudahkan proses suplai, impor, maupun ekspor barang ke luar negeri.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi