Jembatan Senilai Rp2,3 Miliar di Sinjai Sulawesi Selatan Mangkrak Hingga Tak Ada Kelanjutan, Alasannya…

inNalar.com – Pelaksaan pembangunan jembatan yang terletak di Sinjai Sulawesi Selatan ini diketahui mangkrak dan tak ada kelanjutan.

Bahan pembangunan proyek jembatan yang terletak di Sinjai tersebut ditinggal oleh kontraktor yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan pembangunan jembatan.

Jembatan tersebut memiliki nama Jembatan Balambangi Sinjai Sulawesi Selatan sebagai akses jalan untuk masyarakat yang ada disana.

Baca Juga: Hanya 9,8 km dari Sidrap, Rest Area Rp19 Miliar di Sulawesi Selatan Ini Punya Letak yang Strategis, Apa Iya?

Pembangunannya sendiri difungsikan sebagai pemerataan pembangunan yang berada di daerah-daerah pelosok Sulawesi Selatan.

Sehingga masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang memadai untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan.

Anggaran yang digunakan untuk pembangunan jembatan yang mangkrak di Sinjai Sulawesi Selatan bersumber dari APBD.

Baca Juga: Pembangunan Rest Area di Sulawesi Selatan Masuk dalam Proyek Prioritas, Anggarannya Rp10 Miliar

Proyek pembangunan yang mangkrak tersebut rugikan keuangan negara, selain itu juga merugikan masyarakat yang berada di Sinjai Sulawesi Selatan.

Total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan Jembatan Balambangi Sinjai nilainya Rp2,3 miliar tersebut terdapat penyalahgunaan anggaran yang digunakan.

Kegiatan pembangunan dilakukan oleh CV.Lajae Putra sebagai pemenang tender dalam pembangunan Jembatan Balambangi Sinjai.

Baca Juga: Berubah Status Jadi Warga Biasa, Ridwan Kamil Pamer Jumlah Followers dan Siap Terima Tawaran Endorse, Tapi…

Proyek tersebut sudah dilakukan sejak bulan Juli hingga sekarang belum terealisasikannya bentuk jembatan yang digunakan untuk mempermudah akses jalan.

Diketahui bahwa kontraktor tidak dapat melakukan penyelesaiannya pembangunan Jembatan Balambangi Sinjai Sulawesi Selatan.

Padahal kontraktor tersebut telah menerima sejumlah uang muka sebanyak 30 persen, tentunya hal tersebut membuat masyarakat Sinjai kecewa.

Baca Juga: Gunakan Dana APBD Rp210 Miliar, Proyek Jalur Pedestrian di Kota Makassar Terbengkalai, Alasannya Karena…

Hal tersebut disebabkan jembatan merupakan jalan akses penghubung yang sangat strategis dan juga mudah dilalui untuk masyarakat yang ada di sana.

Sehingga aktivitas masyarakat juga dapat berjalan dengan lancar tanpa harus was-was ketika berkendara, bahkan dari adanya pembangunan jembatan yang mangkrak ini juga berdampak pada penjualan hasil panen.

Sehingga masyarakat berharap pembangunan Jembatan Balambangi Sinjai Sulawesi Selatan dapat dilanjutkan kembali untuk memudahkan aktivitas masyarakat yang ada disana.***

 

 

Rekomendasi