

inNalar.com – Jembatan gantung merupakan bagian dari infrastruktur pendukung konektivitas paling vital di daerah pelosok, terutama di berbagai desa yang ada di Provinsi Lampung.
Meski fungsinya bukan diperuntukkan sebagai jalan nasional, ternyata jembatan gantung yang ada di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung ini terlihat menggantung dengan megahnya.
Diketahui jembatan gantung termahal di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung ini dinamakan dengan Way Magnai Lunik.
Pasalnya, Jembatan Gantung Way Magnai Lunik ini dibangun oleh Kementerian PUPR dengan kucuran dana sebesar Rp3.770.052.885 ,-
Proses pembangunan jembatan gantung megah di Kabupaten Pesisir Barat ini memakan waktu enam bulan dan tercatat selesai pada akhir tahun 2019.
Setelah melalui masa percobaan selama setahun, akhirnya jembatan gantung ini akhirnya diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Peresmian infrastruktur megah tersebut dilaksanakan pada Selasa, 22 Desember 2020.
Jembatan sepanjang 42 meter tersebut menggantung di atas aliran sungai bening yang dihiasi dengan pohon lebat.
Panorama alami pelosok Lampung ini seolah menciptakan suasana sunyi desa di Krui, kota tua Kabupaten Pesisir Barat, Lampung yang bikin jembatan ini terlihat begitu megahnya.
Adapun Jembatan Gantung Way Magnai Lunik ini hanya bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
Pasalnya, lebar jembatan gantung di pelosok Lampung ini hanya sekitar 2,5 meter.
Selain itu, kapasitas infrastruktur tersebut pun tertulis dalam plang kecil di sebelah pintu jembatannya bahwa tidak diperbolehkan melampaui beban muatan 40 orang.
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, kendaraan roda empat yang diperbolehkan melintas di jembatan tersebut hanya ambulans dan itu pun hanya dalam kondisi darurat saja.
Jembatan Gantung Way Magnai Lunik berada di wilayah Pemangku Sukamulia, tepatnya berada di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
Diharapkan dengan adanya jembatan ini, perekonomian desa yang saling terhubung dengan infrastruktur tersebut bakal semakin meningkat seiring dengan semakin mudahnya konektivitas antar wilayahnya.
Adanya pembangunan jembatan gantung oleh pihak Kementerian PUPR ini patut diapresiasi dan diharapkan menjadi program yang terus melanggeng hingga seluruh pelosok desa di Provinsi Lampung semakin terbuka aksesnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi