Mega Proyek Rp17 Triliun Mangkrak! Jembatan Penghubung IKN dan Balikpapan Tidak Ada Kejelasan Sejak 2013

InNalar.com – Berbagai akses akan dibangun untuk mempermudah kelancaran masyarakat mengakses IKN Kalimantan Timur.

Salah satunya adalah dengan pembangunan mega proyek jembatan Jalan Tol Balikpapan-Penajam.

Mega Proyek jembatan ini nantinya akan menghubungkan Balikpapan ke Wilayah IKN Kalimantan Timur.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Surganya Street Food Enak di Bandung, Nomor 2 Kerap Jadi Destinasi Kuliner Favorit

Adanya jembatan penghubung tersebut, tentunya akan meningkatkan arus konektivitas masyarakat.

Jembatan Tol Balikpapan-Penajam akan memperlancar akses industri maupun ekonomi kreatif.

Hal ini tentunya dapat membantu laju ekonomi yang akan digarap untuk Indonesia terutama di Kawasan Kalimantan Timur.

Baca Juga: Menggurita Sejak 1983, Pabrik Gula Terbesar di Lampung Ini Miliki 4 Anak Perusahaan, Produksinya 450 Ribu Ton!

Jembatan Tol Balikpapan-Penajam ini jika digarap lebih lanjut akan memiliki panjang sepanjang 7,6 Meter.

Jembatan Tol Balikpapan-Penajam memiliki Lebar Alur 2×2 ditambah dengan Lajur Motor (30 M) dan juga Tinggi sekitar 143 M.

Jembatan Tol Balikpapan-Penajam akan diprakarsai oleh Pemerintah  Kalimantan Timur (20%), Kota Balikpapan (5%), dan Kabupaten Penajam Paser Utara (15%).

Baca Juga: Yogyakarta Dijuluki Sebagai Kota dengan Kesenjangan Sosial Tertinggi di Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya

60% sisanya akan digarap oleh  konsorsium PT Waskita Karya Tol Road yang merupakan bagian dari PT Tol Teluk Balikpapan.

Pembangunan tersebut pastinya akan menggunakan anggaran dan dana yang fantastis.

Jembatan Tol Balikpapan-Penajam digadang-gadang akan menelan dana sampai Rp.17 Triliun.

Namun, bagaimana jadinya jika Jembatan yang telah menggerus dana bertriliun-triliun ternyata Mangkrak?

Ketua DPRD PU meminta penjelasan mengenai pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam.

Pasalnya Jembatan tersebut tidak memiliki kejelasan pembangunan sejak 2013 dan hanya rencana yang tidak direalisasikan.

Bahkan ada kabar yang menyampaikan bahkan pembangunan jembatan ini tidak diselesaikan sejak tahun 2019.

Tidak ada kejelasan lebih lanjut mengenai berhentinya pengerjaan mega proyek tersebut.

Dengan dana sedemikian besar, pastinya pemerintah mempertimbangkan satu dua hal lain untuk menjalankan pembangunan.

Padahal pembangun tersebut dapat memberi keuntungan besar untuk ekonomi negara di masa depan.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]