

InNalar.com – Diketahui bahwa dulunya tambang batu marmer di Sulawesi Selatan ini milik dari perusahaan swasta yang sudah ditinggalkan hingga terbengkalai, sampai akhirnya jadi lokasi wisata.
Destinasi wisata yang dulunya sebagai tambang batu marmer ini terletak di Kampung Pajaiang yang berlokasi di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
Bahkan tempat wisata menarik di Sulawesi Selatan ini hanya beberapa meter saja di area pemukiman warga setempat.
Baca Juga: Telan Korban Hingga 2000 Jiwa, Gempa Dahsyat di Maroko Tercatat Jadi yang Paling Mematikan?
Selain itu destinasi wisata yang dulunya dijadikan sebagai tambang marmer ini menyuguhkan panorama alam yang indah.
Para pengunjung dapat melihat secara langsung keindahan alam sebagai situs cagar budaya Gunung Semungklung.
Bahkan di area kawasan yang dulunya sebagai tambang batu marmer juga terdapat lahan pertanian milik petani dan masih produktif hingga sekarang.
Baca Juga: Tak Hanya Jepang, Ternyata Suku di Indonesia Ini Juga Mengkonsumsi Ikan Mentah, Bisa Tebak Dimana?
Meskipun sudah terbengkalai dan ditinggal oleh pemiliknya, para pengunjung dapat melihat secara langsung bekas bongkahan-bongkahan batu besar yang mana dijadikan sebagai batu marmer.
Tentunya para para wisatawan yang tertarik dengan keunikan destinasi wisata yang terletak di Sulawesi Selatan ini.
Sebab hanya satu-satunya di Sulawesi Selatan yang memiliki destiansi wisata bekas pertambnagan batu marmer.
Berbagai spot foto estetik hingga juga menarik dapat didapatkan ketika berkunjung ke destinasi wisata bekas tambang batu marmer ini.
Tumbuhan batu marmer tersebut tergenang oleh air yang bersih akibat lubang yang dulunya dijadikan sebagai tambang.
Genang air yang berada di bekas tambang batu marmer tersebut diakibatkan oleh air hujan yang ditampung di hingga seperti danau.
Keunikan lainnya genangan air yang berada di di bekas tambang batu bara seper danau tersebut membantu para petani untuk ketersediaan air pada musim kemarau.
Bahkan di kawasan destinasi wisata bekas tambang batu marmer di Sulawesi Selatan ini dikelilingi oleh panorama pemandangan alam yang hijau.
Tentunya para wisatawan yang berkunjung dapat merasakan oksigen yang bersih dan tidak tercampur dengan polusi udara.***