

inNalar.com – Telah beredar video viral di media sosial yang menunjukkan momen mengharukan di yudisium.
Video tersebut menunjukkan momen prosesi yudisium yang diduga berlokasi di Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Terlihat seorang pria yang mengenakan kemeja bergaris putih abu-abu tanpa almamater yang membuatnya terlihat berbeda dari peserta lainnya.
Saat sebuah nama dipanggil, pria tersebut naik ke atas podium dengan mendekap sebuah foto.
Dilansir inNalar.com dari akun X (sebelumnya Twitter) @sosmedkeras, diketahui pria tersebut menggantikan sang istri yang sudah meninggal.
Awalnya, kehadiran pria itu dipertanyakan oleh pembuat video karena berpenampilan berbeda dan kurang rapi layaknya wisudawan.
Terlihat juga pria tersebut berbincang dengan seorang dosen, namun masih belum diketahui apa maksud kehadirannya di tempat itu.
Setelah dirinya menaiki podium, rupanya pria tersebut menggantikan kehadiran sang istri yang sudah meninggal.
Video juga menunjukkan ungkapan belasungkawa yang ditampilkan di layar ketika sang pria bersalaman bersama petinggi kampus.
Terpampang lengkap foto mahasiswi yang diketahui bernama lengkap Baiq Yatni Milana Putri di layar sebelah podium.
Sang istri diduga meninggal seusai melahirkan buah hati keduanya yang juga telah menuntaskan ujian skripsi.
Para petinggi kampus menyambut hangat dan sesekali menepuk pundak pria tersebut untuk menghibur sekaligus memberi selamat atas pencapaian istrinya.
Suasana haru dan juga riuh tepuk tangan menyelimuti upacara pemberian medali tanda kelulusan kepada sang pria.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @rubah_putih tersebut telah mendapatkan 1,1 juta tayangan per Minggu (9/10).
Sedangkan, di akun X @sosmedkeras telah mendapatkan 426,1 ribu tayangan di mana diunggah pada Sabtu (9/9) lalu.
Momen tersebut mengundang berbagai reaksi warganet di mana banyak yang merasakan haru dan juga kesedihan yang dialami oleh sang suami.
Beberapa juga mendoakan agar orang-orang yang ditinggalkan oleh keluarga tercinta dapat tetap diberikan ketabahan.***