9 Candi di Jawa Timur Menawarkan Wisata Bersejarah, Terdapat Mata Air yang Menjadi Obat Berbagai Penyakit

inNalar.com – Dahulu kala Jawa Timur merupakan pusat kerajaan Hindu dan Buddha

Terdapat beberapa kerjaan yang tersebar di Jawa Timur antara lain, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Mataram juga Kerajaan Singasari,

Beberapa kerajaan tersebut meninggalkan bangunan kuno yang disebut candi.

Baca Juga: 10 Soal UTS, PTS Mata Pelajaran Matematika SMP Kelas 7 Semester 1 dan Kunci Jawaban, Pelajari Selengkapnya

Candi merupakan bangunan kuno yang merupakan tempat ibadah peninggalan dari peradaban Hindu-Buddha.

Candi di Jawa Timur ini memiliki ciri yang berbeda jika dibandingkan candi-candi yang tersebar di Indonesia.

Mempunyai ukuran yang relatif lebih kecil dan lebih mengedepankan seni.

Baca Juga: Hasilkan 11,6 Juta Metrik Ton, Kalimantan Barat Menyumbang 66,7 Persen Kekayaan Alam Ini, Ada yang Tau Apa?

Pada masa Kerajaan Majapahit banyak candi yang dibangun dengan bahan batu dan ornament sederhana.

Terdapat beberapa candi yang bisa dijadikan wisata sejarah di Jawa Timur.

1. Candi Singasari, Malang

Terletak di Kabupaten Singosari, candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari.

Baca Juga: Luar Dugaan! Pemuda Tasikmalaya Boyong Mobil Avanza Seharga Rp9 Ribu di Live Streaming Flash Sale Shopee Live!

Mempunyai tinggi 15 meter dengan corak Hindu-Buddha dan bagian bawah candi dengan bentuk meru yang tersusun semakin keatas semakin kecil.

2. Candi Penataran, Blitar

Selain terkenal dengan Wisata Kampung Coklat, Kota Blitar juga mempunyai wisata bersejarah berupa candi.

Candi Penataran ini sudah berdiri sejak 1200 Masehi dengan depan candi terdapat dua arca raksasa sebagai penjaga pintu.

3. Candi Jolotundo, Mojokerto

Merupakan bangunan peninggalan Raja Udayana dan diperuntukan bagi Raja Airlangga setelah dinobatkan menjadi Raja Sumedang.

Berlokasi di ketinggian 800 mdpl tepatnya di bukit Bekel, lereng Gunung Penanggungan.

Pada candi ini terdapat mata air yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

4. Candi Bajang Ratu, Mojokerto

Pada kawasan Temon, Trowulan terdapat sebuah candi yang dinamakan Candi Bajang Ratu.

Candi ini dulunya menjadi lokasi bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara.

Sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit candi ini hanya memiliki satu pintu tanpa bilik utama juga tanpa relung.

5. Candi Jawi, Pasuruan

Didirikan atas perintah Raja Kertanegara yang merupakan Raja Terakhir dari Kerajaan Singasari.

Memiliki tinggi 24,5 meter dengan lebar 9,5 meter serta panjang 14,2 meter.

Bentuk Candi Jawi ini mirip dengan Candi Prambanan yang ada di Jawa Tengah.

6. Candi Jago, Malang

Candi yang disusun dengan batu andesit yang didirikan pada abad ke-13 di zaman Kerajaan Singasari.

Mempunyai tinggi sekitar 10 meter dengan lebar 14 meter serta panjang 24 meter.

7. Candi Brahu, Mojokerto

Mempunyai bentuk seperti pinggang manusia pada bagian tengah candi.

Jika ingin mengunjungi candi ini diharapkan memakai pakaian yang sopan dan rapi.

Dikarenakan lokasi yang berdekatan dengan Vihara tempat umat Buddha beribadah.

8. Candi Tikus, Mojokerto

Candi yang ditemukan kembali pada tahun 1914 setelah terkubur didalam tanah.

Berbentuk seperti pemandian dalam bentuk persegi yang terdapat beberapa bangunan juga terdapat pancuran dari bantu andesit.

9. Candi Kidal, Mojokerto

Candi yang dibangun pada tahun 1248 setelah dilakukan upacara pemakaman Raja Anusapati dari Kerajaan Singasari.

Candi yang dikelilingi susunan batu yang berfungsi menjadi pagar.

Bentuk Candi Kidal ini tidak terlalu luas dan pada sisi candi terdapat hiasan berupa pahatan dengan motif medalion.

Beberapa candi yang bisa dijadikan wisata jika ingin mendalami sejarah kerajaan Hindu-Buddha di Jawa khususnya Jawa Timur. ***

Rekomendasi