

inNalar.com – Perjalanan dari pabrik karet terbesar di Padang, Sumatera Barat ini menuai cerita panjang.
Pabrik karet di Padang, Sumatera Barat ini sempat berjaya selama 72 tahun.
Diketahui, banyak kawasan industri yang tersebar di provinsi Sumatera Barat, khususnya di Padang.
Sehingga tak asing, jika di wilayah tersebut banyak ditemukan pabrik-pabrik besar.
Meski terkenal besar dan memiliki ratusan karyawan, rupanya hal itu tak membuat pabrik besar luput dari kebangkrutan.
Kondisi nahas itu terjadi pada salah satu pabrik karet terbesar yang berlokasi di Kota Padang, PT Lembah Karet.
Baca Juga: Sedang Ditekan Ukraina dan Komunitas Yahudi, Elon Musk Justru Umumkan Kelahiran Anak ke-11, Namanya…
PT Lembah Karet sendiri berdiri pada tahun 1950-an. Diketahui mereka bergerak di bidang produksi karet mentah.
Lebih lanjut, pabrik tersebut juga memiliki perkebunan karet yang sangat luas.
Setiap harinya, PT Lembah Karet memproses karet mentah menjadi karet SIR 20 dan karet Crumb.
Prosesnya sendiri dimulai dari mesin penggiling, mesin hammer 1 dan 2.
Kemudian, karet yang sudah diolah dimasukkan pada mixing tank 1 dan 2. Dan selanjutnya dibuat lembaran serta digantung selama 30 hari.
Bahan yang sudah diolah tersebut lalu dimasukkan pada mesin cutter dan diolah. Terakhir karet dimasukkan dalam metal box.
SIR 20 sendiri digunakan sebagai bahan pembuatan ban dan color marking pada tread. Tak sedikit PT Lembah Karet memasarkan produknya di dalam negeri.
Sayang, bisnis PT Lembah Karet harus memberhentikan operasionalnya.
Sejak akhir tahun 2022 lalu, tiga dari 8 perusahaan karet yang ada di Provinsi Sumatera Barat dinyatakan tutup.
Penyebab utama industri karet di Kota Padang disinyalir mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan baku karet.
Mandeknya produksi karet itu juga disayangkan oleh pihak Pemprov.
Sebagaimana diketahui, Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang menyumbangkan karet dengan kuatintas tinggi.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi