

inNalar.com – Balai Besar Penyelenggaraan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Direktorat Bina Marga telah memulai pembangunan jembatan penghubung jarak pendek di Pulau Balang Kalimantan Timur.
Jembatan ini tidak hanya menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai jalur logistik utama, tetapi juga berfungsi sebagai salah satu akses menuju Ibu Kota Negara (IKN) nusantara.
Jembatan Bentang Pendek Pulau Balang ini sekaligus menghubungkan Jembatan Pulau Balang.
Jika jembatan ini sudah beroperasi akan sangat berguna dalam membantu mengurangi tingginya volume lalu lintas serta jalur logistik.
Jembatan ini merupakan bagian dari jaringan koneksi di IKN.
Pengerjaan Jembatan Pulau Balang bentang pendek sepanjang 470 meter ini selesai pada tahun 2015 berkat APBD Provinsi Kalimantan Timur sekitar Rp 425 miliar.
Sementara itu, pengerjaan Jembatan Pulau Balang bentang panjang sepanjang 804 meter telah selesai pada akhir tahun 2020, dengan menggunakan APBN sekitar Rp 1,3 triliun dengan model kontrak multi year.
Jembatan yang melintasi Pulau Balang pendek ini berjarak sekitar 500 meter dari Jembatan Pulau Balang panjang.
Jembatan melintasi Pulau Balang ini dibangun bersebelahan dengan jembatan lama sepanjang 470 meter dan selesai dibangun pada tahun 2015.
Jembatan ganda bentang pendek di Pulau Balang ini dibangun dengan panjang 511 m, rangka baja terdiri dari 4 tiang di wilayah laut dan 4 tiang di wilayah daratan.
Pembangunan jembatan yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara juga akan meningkatkan konektivitas Jalan Tol Kalimantan Selatan yang merupakan jalur logistik utama di Pulau Kalimantan.
Saat ini kendaraan dari Balikpapan menuju Penajam dan melanjutkan perjalanan ke kota Banjarmasin Kalimantan Selatan dan kota lainnya harus menempuh jalan memutar sekitar 80 km dengan waktu tempuh 4 jam.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan kapal feri yang memiliki waktu penyeberangan sekitar 1 jam 30 tanpa menambah waktu tunggu untuk sampai ke kapal feri tersebut.
Dukungan jembatan duplikat ini diharapkan dapat membantu memperpendek jarak sekitar 30 km dan dapat ditempuh dalam waktu satu jam saja.
Proyek Penggandaan Jembatan Bentang Pendek Pulau Balang ini akan tersambung dengan Jalan Tol Akses Jembatan Pulau Balang ruas IKN 5A Simpang Tempadung – Balang sepanjang 6,67 km, diharapkan selesai pada tahun 2024.
Pembangunan tol menuju IKN terkoneksi dengan Tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan bagian dari jaringan penghubung Kawasan Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi