

inNalar.com – Satu lagi jembatan yang menarik untuk dikulik adalah Jembatan Kali Kuto.
Jembatan Kali Kuto adalah sebuah jembatan yang berada di ruas Tol Batang-Semarang.
Jembatan Kali Kuto terbentang di atas sungai dan menghubungkan antara dua kabupaten.
Jembatan ini menghubungkan antara Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal.
Jembatan Kali Kuto ini memiliki panjang sekitar 100 meter.
Jembatan ini juga memiliki jembatan lain di sampingnya yang masing-masing berukuran 32,2 meter.
Jembatan Kali Kuto ini, selain dirancang untuk menjadi jalan penghubung, juga dirancang dengan memenuhi unsur estetika.
Jembatan Kali Kuto memiliki struktur yang menarik. Jembatan ini memiliki dua lengkungan berwarna merah yang tentunya akan memikat mata.
Dengan lengkungan merah yang menarik itu, Jembatan Kali Kuto menjadi salah satu ikon di Jalan Tol Trans Jawa.
Baca Juga: Bendungan di Jawa Tengah Senilai Rp2,060 Triliun Ini akan Menjadi Bendungan Tertinggi di Indonesia?
Tinggi maksimak lengkungan tersebut adalah kurang lebih 30 meter dari aspal jalan.
Selain menjadi ikon, ternyata pembangunan dari jembatan ini juga tidak kalah menarik.
Jembatan Kali Kuto jadi jembatan tol pertama yang strukturnya dirakit langsung di tempat.
Pembangunan jembatan ini mirip dengan pembangunan Jembatan Youtefa di Papua.
Setiap struktur di jembatan in dibuat di tempat lain seperti Serang, Tangerang, dan Pasuruan.
Kemudian, setiap struktur yang sudah dibuat didatangkan ke lokasi, baru setelahnya, dirakit menjadi bentuk Jembatan Kali Kuto yang kita ketahui sekarang.
Struktur jembatan ini dibagi dalam dua belas segmen dan pembangunannya dilakukan secara bertahap.
Pembangunan Jembatan Kali Kuto dimulai sejak tahun 2018. Pada tahun 2018, pembangunan masih dalam tahap knstruksi.
Kemudian, pemasangan segmen 1 hingga segmen 12 mulai dilakukan.
Pada akhir 2018, dilakukan uji beban di Jembatan Kali Kuto ini.
Kemudian, pada awal tahun 2019, jembatan ini sudah selesai dibangun dan beroperasi secara penuh.
Pembangunan Jembatan Kali Kuto yang hanya berjalan kurang dari satu tahun ini menghabiskan dana sekitar Rp 200 miliar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi