

inNalar.com – Indonesia sampai saat ini masih belum memiliki satu pun terowongan bawah laut.
Dalam mega proyek Ibu Kota Negara (IKN), untuk pertama kalinya akan dibangun terowongan bawah laut di Indonesia yang hubungkan Balikpapan dan IKN.
Proyek pembangunan terowongan bawah laut ini merupakan bagian dari pembangunan jalan tol IKN bekerjasama dengan Korea Selatan.
Terowongan bawah laut ini adalah bagian dari Seksi 4 Jalan Tol KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) IKN.
Terowongan bawah laut ini nantinya akan menghubungkan antara Balikpapan dan Ibu Kota Negara (IKN).
Terowongan bawah laut ini rencananya akan dibangun di kedalaman empat puluh meter.
Nantinya, terowongan ini akan memiliki lebar jalan sekitar 22 meter. Terowongan bawah laut ini juga membentang sepanjang 1,5 kilometer.
Pembangunan terowongan bawah laut ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam di daratan.
Apalagi hutan di Kalimantan menjadi rumah dari salah satu satwa endemik, Bekantan.
Baca Juga: Anggaran Sebesar Rp9,68 Triliun, Tahun 2024 Kemenhub Targetkan Jalur Kereta Api Capai 7.451 km
Pembangunan tol bawah laut ini sudah direncanakan sejak tahun 2022, tahun yang sama dimana konsep IKN mulai diperbincangkan.
Meski belum dimulai, pembangunan terowongan ini diperkirakan akan dimulai pada tahun 2024.
Dalam pembangunannya, pihak Indonesia menggandeng investor dari Korea Selatan.
Baca Juga: PASTI KELUAR! Ini Soal Latihan PTS, UTS Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Semester 1, Beserta Jawabannya
Biaya pembangunan terowongan ini juga terhitung besar, yakni Rp 3 triliun.
Dengan adanya terowongan bawah laut ini, waktu perjalanan dari Bandara Sepinggan menuju KIPP.
Dengan adanya terowongan ini, maka hanya butuh sekitar 30 menit untuk mencapai KIPP dari Bandara Sepinggan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi