

InNalar.com – Pemerintah Indonesia meminta China untuk meninjau bendungan raksasa di Kalimantan Selatan.
Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur termasuk menggandeng China untuk membangun bendungan yang ada di luar Pulau Jawa, salah satunya adalah Kalimantan Selatan.
Hal ini diungkapkan Basuki Hadimuljono selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) soal permintaannya ke China terkait pengembangan bendungan salah satunya di Riam Kiwa, Kalimantan Selatan.
Basuki Hadimuljono belum lama ini memang melakukan kunjungan ke Negeri Tirai Bambu dalam rangka menghadiri acara World Water Congress XVIII di Beijing, China.
Menteri Basuki juga berkesempatan berjumpa dengan Li Guoying selaku Menteri Sumber Daya Air China.
Dalam pertemuannya, Menteri Basuki membahas sejumlah topik penting dengan Li Guoying, sebagaimana dilansir dari laman resmi PUPR.
Salah satunya ialah keinginan atau peluang untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan China untuk pembangunan sumber daya air.
Salah satu topik yang menjadi sorotan ialah pembangunan bendungan di sejumlah wilayah di Indonesia.
Tak hanya itu, Basuki Hadimuljono juga meminta Pemerintah China untuk berkunjung ke Indonesia.
Hal ini guna untuk mengunjungi bendungan-bendungan yang ada di Indonesia seperti Riam Kiwa di Kalimantan Selatan.
Selain bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan, pemerintah juga mengajak melakukan site visit ke bendungan raksasa Jenelata di Sulawesi Selatan dan Pelosika di Sulawesi Tenggara.
Menteri Basuki menambahkan bahwa hal tersebut bertujuan untuk mengeksplor teknologi dan inovasi.
“Pemerintah Indonesia ingin Pemerintah China memastikan kualitasnya, dan juga mengeksplor teknologi dan inovasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan bendungan di Indonesia,” ucap Basuki saat menjelaskan.
Pasalnya, pemerintah China telah menorehkan catatan gila yakni telah memiliki 98.000 bendungan pada tahun 2022.
Sehingga Indonesia menganggap bahwa China menjadi contoh baik dalam pengembangan sumber daya air.
Menurut berbagai sumber, bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan dibangun seluas 654,04 Ha, serta kapasitas daya tampungnya ialah 90,51 juta m3.
Proyek ini juga memiliki anggaran cukup fantastis yakni senilai Rp1,7 triliun.
Pembangunan proyek bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan ini dikabarkan molor dan dijanjikan akan segera beroperasi pada Agustus 2023. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi