Akibat Gambar, Rumah Ini Tidak Didatangi Malaikat! Berikut Penjelasannya Menurut Buya Yahya

inNalar.com – Dalam Islam malaikat adalah makhluk yang selalu taat dan tidak pernah bermaksiat.

Malaikat tidak diketahui berapa banyak jumlahnya, mereka memiliki tugas masing-masing yang telah Allah SWT perintahkan kepada mereka.

Di antara tugas malaikat itu, ada malaikat yang bertugas membawa membawa rahmat.

Baca Juga: Berhitung Mudah! Berikut 7 Soal UTS, PTS Pelajaran Matematika Kelas III SD/MI Semester I yang Wajib Dipelajari

Mereka  bertugas mendo’akan ampunan dan menjemput ruh orang beriman ketika ajalnya tiba.

Namun perlu diketahui ada beberapa faktor yang membuat malaikat enggan memasuki rumah kita, tentu hal ini amat menjadi masalah.

Hal ini berdasarkan pada hadits Nabi SAW:

“Malaikat tidak mau masuk rumah yang didalamnya ada anjing dan patung” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Hubungan Rusia dan Korea Utara Makin Menguat, Putin Klaim Kim Jong Un Tegas dan Percaya Diri Mirip Kim Il Sung

Menurut Buya Yahya, maksud hadits tersebut berarti rumah itu akan jauh dari rahmat.

“Namun perlu diketahui, malaikat yang enggan masuk rumah ini, bukan malaikat pencatat amal kebaikan atau keburukan. Melainkan malaikat rahmat. Artinya rumah kita jauh dari rahmat Allah.”

Ada dua faktor yang membuat malaikat enggan untuk masuk ke dalam suatu rumah. Salah satunya adalah adanya patung atau gambar.

Baca Juga: Produksi 1 Juta Ton Bauksit, Kalimantan Barat Punya Kilang Smelter Grade Alumina Terbesar di Asia Tenggara

Buya Yahya menyebutkan ada yang lima model gambar atau patung beserta perbedaan pendapat dari kalangan ulama, yaitu:

1. Gambar mutlak haram

Yaitu gambar yang bernyawa dan berbentuk seperti patung hewan atau manusia, diharamkan karena merupakan khayalan manusia dan meniru ciptaan Allah. tidak perbedaan pendapat para ulama. Seperti patung

2. Gambar mutlak halal

Yaitu sesuatu yang tidak bernyawa, seperti pohon, gunung. Maka gambar yang seperti ini diperbolehkan, patung ataupun lukisan.

3. Gambar dari yang bernyawa tapi tidak berbentuk

Dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat para ulama. Ada yang mengatakan haram, dan ada juga yang mengatakan makruh. Contohnya lukisan hewan atau manusia.

4. Gambar yang bukan karangan manusia

seperti photo, karena photo diambil dari manusia asli dan bukan tercipta dari khayalan manusia. Dalam hal ini juga terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama, namun kebanyakan memperbolehkan hal ini.

5. Gambar yang berbentuk untuk anak kecil

Seperti  boneka diperbolehkan, karena sebagai sarana anak untuk bermain dan berkembang. Namun, boneka ini tidak diperlukan untuk orang yang sudah dewasa.

Kemudian, faktor lainnya adalah hadirnya anjing di dalam rumah.

Dalam penafsiran hadits diatas, ada beberapa ulama yang mengartikan anjing sebagai hewan peliharaan, sementara ada juga yang lebih menekankan pada aspek liur anjing yang dianggap najis.

Lebih jauh para ulama banyak menafsirkan tentang hewan anjing ini. Ada yang mengatakan rumah yang kotor walaupun tidak hewan anjing didalamnya, malaikat juga enggan memasukinya.

Maka dari itu, sudah sepatutnya kita sebagai seorang muslim agar senantiasa menjauhi faktor-faktor tersebut dengan cara:

1. Menghidari memelihara anjing di dalam rumah

Apabila rumah Anda memiliki anjing, sebaiknya hindari memelihara anjing tersebut di dalam rumah.

Namun, jika anjing tersebut digunakan sebagai penjaga atau untuk keperluan lain yang dibenarkan, pastikan anjing tersebut tidak berada di dalam rumah. Selain itu, pastikan juga untuk menjaga kebersihan dari liurnya yang dianggap najis.

2. Menghilangkan patung atau gambar yang tidak sesuai

Patung dan gambar yang memiliki unsur pengkultusan, menyimpang dari aqidah, atau memiliki efek negatif terhadap perilaku sebaiknya dihindari.

Sebagai gantinya, manfaatkan dekorasi yang memiliki manfaat edukatif dan dakwah atau hiasan yang sifatnya lebih umum.

Jangan sampai rumah kita menyimpan simbol-simbol yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Dengan menghindari faktor-faktor yang membuat malaikat enggan masuk ke dalam rumah, kita dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman, tentram, dan penuh berkah.***

 

Rekomendasi