Bendungan Tapi Tidak Ada Airnya? 2 Waduk yang Habiskan Rp2 T di Bogor Ini Jadi Dam Kering Pertama di Indonesia

inNalar.com – Bendungan di Indonesia ini identik dengan banyaknya volume air yang tingginya bisa beberapa meter.

Fungsi dari bendungan untuk menampung air dan mengalirkannya ke daerah yang membutuhkan. Namun, tidak dengan bendungan Ciawi dan Sukamahi.

Tapi, tahukah kamu kalau tidak semua bendungan itu isinya air? Ya. Ternyata Bogor, Jawa Barat ternyata ada bendungan yang tidak terisi dengan air.

Baca Juga: Proyek Revitalisasi Stadion di Sumatera Utara Senilai Rp50 Miliar Ini Terbengkalai, Gara-gara Besi Dicuri?

Bendungan tersebut biasa disebut sebagai bendungan kering. Bendungan kering ini memiliki fungsi khusus yakni untuk mereduksi banjir di sekitar sungai Ciliwung.

Bendungan kering pertama di Indonesia ini terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Nama dari dua bendungan kering ini adalah Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi.

Baca Juga: Diprediksi Keluar! Ini Bocoran Soal PTS Bahasa Indonesia yang akan Masuk di UTS Kelas 8 SMP MTS Semester 1

Dilansir innalar.com berdasarkan kominfo.go.id, Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi diresmikan oleh Presiden Jokowi pada akhir tahun 2022.

Meski peresmiannya berada di waktu yang sama, namun pembangunan kedua bendungan ini nyatanya berbeda.

Pembangunan Bendungan Ciawi dimulai pada tahun 2016 dengan menelan anggaran sekitar Rp1,3 trilun.

Baca Juga: Perkiraan Biayanya Rp14,3 Triliun, Jembatan Dekat Batas Negara Ini Digadang-gadang Bakal Kalahkan Suramadu

Sedangkan pembangunan Bendungan Sukamahi sudah direncakan sejak tahun 1990-an.

Sedangkan menurut pu.go.id, proyek Bendungan Sukamahi baru dapat dikerjakan di tahun 2016 dengan menghabiskan dana sekitar Rp693 miliar.

Pembangunan Bendungan Sukamahi ini dilakukan oleh kontraktor PT Wijaya Karya-Basuki KSO.

Baca Juga: Wajib Bangga! Kapal Perang Tipe LST Pertama Indonesia Ternyata Dibuat di Lampung, Namanya…

Bendungan Ciawi memiliki kapasitas 6,05 juta meter kubik air dengan area genangan sekitar 39,40 hektar.

Sedangkan Bendungan Sukamahi memiliki kapasitas 1,7 juta meter kubik air dan area genangan sekitar 5,23 hektar.

Dengan fungsinya untuk mereduksi banjir di sekitar Sungai Ciliwung, kedua bendungan ini dapat mereduksi banjir sebesar 30,5 meter kubik per detik.

Baca Juga: Modal 2 Bahan Dapur Ini, Wajan Gosong Berkerak Bertahun-tahun Seketika Kinclong dan Glowing

Dengan begitu, ada sekitar 12 kelurahan yang resiko terkena banjirnya berkurang karena adanya dua bendungan kering ini.***

 

Rekomendasi