

inNalar.com – Proyek pembangunan ruas jalan tol menuju Pelabuhan Internasional Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat diketahui bakal rampung bulan September 2024.
Rencananya, proyek jalan tol di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini akan menghubungkan Pelabuhan Internasional Patimban dengan Jalan Tol Trans Jawa ruas Cikopo – Palimanan.
Dilansir dari laman pu.go.id, panjang ruas jalan tol menuju Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang ini mencapai 37,05 kilometer.
Baca Juga: Inilah 6 Langkah Mengatasi Penyakit Asam Lambung yang Kerap Kali Muncul Pada Malam Hari!
Proyek pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Patimbang yang ada di Kabupaten Subang ini bakal melintasi setidaknya 10 kecamatan dan 20 desa.
Secara rincinya, ruas jalan tol ini akan melintasi Desa Sawangan di Kecamatan Cipeundeuy dan berakhir di Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara.
Pembangunan jalan tol yang biaya konstruksinya mencapai Rp5,03 triliun ini ternyata memiliki rancangan yang unik.
Pasalnya, desain jalan tolnya dirancang tak menyentuh tanah dan bentuknya akan menyerupai jalan layang atau flyover.
Namun, jalan tol di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini ketinggiannya tidak setinggi bangunan jalan layang atau flyover.
Dilansir dari laman binamarga.pu.go.id, ketinggian pile slab jalan ini hanya 3 – 4 meter saja. Lantas, mengapa Kementerian PUPR membuat rancangan khusus ini?
Ternyata alasannya adalah agar pembangunan jalan tol akses menuju Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat tidak merusak lahan persawahan di sepanjang jalur proyek tersebut.
Sehingga Kementerian PUPR merancang tiang pile slab jalan tol di Kabupaten Subang ini kedalamannya bakal mencapai 22 – 30 meter.
Rencananya, tarif tol yang akan dikenakan pada ruas jalan tol di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini berada di kisaran Rp1.700 per kilometer.
Baca Juga: Stadion Internasional Rp5 Triliun di Bengkulu Ini Dibangun Pada Lahan Hutan Sawit Seluas 398 ha
Adapun lintasan jalan tol ini, total kecepatan rata-rata kendaraan yang diperbolehkan nantinya 100 kilometer per jam.
Pembangunan jalan tol ini bakal dibangun di atas lahan seluas 338,67 hektare dan terhubung dengan jalan nasional Pantai Utara di sebelah utara.
Sebagai informasi, diproyeksikan sumber pendanaan pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Patimban ini berasal dari pinjaman Jepang.
Ditargetkan pembangunan jalan tol ini selesai pada Bulan September 2024 mendatang.***