Salah Satu Kapal Rumah Sakit Milik Indonesia Jadi Andalan dalam Amankan KTT ASEAN Summit 2023

inNalar.com – Saat ini Indonesia telah memiliki tiga kapal rumah sakit dari PT PAL Indonesia.

Pada dasarnya, kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) bukan termasuk fasilitas pokok bagi TNI Angkatan Laut (AL).

Sehingga kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) hanya dijadikan sebagai kapal pendukung dalam Operasi Militer Perang (OMP).

Baca Juga: Akses Jalannya Susah, Kampung Pelosok di Kalimantan Selatan Punya Segudang Kekayaan, Berada di Ketinggian…

Sesuai dalam UU TNI No. 34 tahun 2004, saat masa damai jenis kapal tersebut bisa digunakan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

OMSP difungsikan untuk membantu menanggulangi kejadian bencana alam, pengungsian warga, serta membantu pencarian dan pertolongan korban kecelakaan.

Kapal rumah sakit pertama diluncurkan pada 2003, bernama KRI dr. Soeharso (990).

Baca Juga: Dayanya 30 Kwp, PLTS di Kalimantan Timur Aliri Listrik ke Desa Terpencil, Letaknya Bukan di Daratan, Tapi di..

Kapal yang sebelumnya diberi nama KRI Tanjung Dalpele (972) memiliki panjang 122 meter dan lebar 22 meter dengan bobot mencapai 11.394 ton.

Kapal rumah sakit kedua yang bernama KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (991) memiliki bobot mencapai 7.290 ton.

Kapal dengan panjang 124 meter dan lebar 21,8 meter tersebut diluncurkan pada 2021.

Baca Juga: Dekat Rumah Sakit, Kampung Kumuh di Malang Jawa Timur Ini Sukses Dipoles Bak Negeri Dongeng

Diluncurkan pada 2022, kapal rumah sakit yang bernama KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) menjadi kapal rumah sakit yang ketiga.

Kapal ini memiliki bobot 11.394 ton dengan panjang 122 meter dan lebarnya 22 meter.

Diketahui, kapal rumah sakit akan digunakan untuk pelayanan kesehatan mobile yang dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, baik wilayah terdepan, terjauh, maupun tertinggal.

Awal 2023 lalu, kapal rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) telah dilakukan peningkatan.

Dilansir dari pal.co.id, diucapkan oleh CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, kemajuan kapal tersebut telah mencapai 100 persen.

Di mana semua platform kapal telah selesai, termasuk sistem pendorong kapal dan alat-alat kesehatan telah terpasang semua.

Bahkan kapal rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) buatan PT PAL Indonesia dijadikan sebagai andalan untuk mengamankan KTT Asean Summit 2023.

Kapal tersebut bertugas sebagai posko kesehatan dalam memberikan pertolongan medis.

Dan diketahui bahwa kapal rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) ini memiliki fasilitas kesehatan poliklinik rawat jalan yang lengkap.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]