Proyek Multiyears Rp1,5 Triliun, Bendungan di Sulawesi Tenggara Ini Rampung pada Akhir Tahun 2023

inNalar.com – Bendungan Ameroro yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berguna sebagai suplai air baku dan irigasi.

Bendungan ini terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Bendungan yang merupakan PSN ini menelan biaya pembangunan sebesar Rp1,5 triliun.

Bendungan ini memiliki ketinggian 82 m dengan panjang 324 meter serta lebar 12 m dan memiliki elevasi ambang 122,50 m.

Baca Juga: Selamatkan Rp 643,9 Triliun Aset Negara, Menteri ATR Kepala BPN Serahkan 260 Sertifikat di Sulawesi Tenggara

Bendungan ini menggunakan tipe saluran pengelak yang berupa conduit beton ganda, ogee, dan juga tipe bangunan dari Submerged Intake Tower.

Dilansir dari laman situs Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat, Bendungan Ameroro ini dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR.

Bendungan ini memiliki kapasitas daya tampung 43,44 juta m3 dengan luas genangan 244,06 hektar yang digunakan sebagai layanan daerah irigasi dengan luas 3,363 hektar.

Diharapkan penyaluran air irigasi dari bendungan ini dapat membantu petani dalam meningkatkan intensitas penggunaannya.

Baca Juga: Penertiban Pelabuhan Tikus di Sulawesi Tenggara Dilakukan Setelah Tertangkap Adanya Aktivitas Ilegal

Dengan penyaluran dari bendungan ini akan lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan metode tadah hujan yang hanya dilakukan satu kali dalam setahun.

Pembangunan ini diketahui dikerjakan dalam 2 paket pengerjaan yakni, Paket 1 dikerjakan oleh PT Wijaya Karya, Pt Sumber Cahaya Agung dan PT Basuki Rahmanta Putra (KSO).

Sementara paket 2 ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya (KSO)

Kabupaten Konawe dinilai akan terus berkembnag dnegan banyaknya kegiatan berupa pembangunan yang akan dikerjakan.

Baca Juga: Fantastis! Jembatan Termahal di Sulawesi Tenggara Ini Telan Biaya Rp 804 Miliar, Auto Buka Akses Baru

Pembangunan tersebut berupa sektor pertanian, perikanan dan peternakan yang diyakini menjadi komoditas unggulan dari Kabupaten Konawe dalam pertumbuhan ekonomi.

Selain untuk penyedia air irigasi Bendungan Ameroro ini juga memiliki manfaat berupa mengurangi risiko terjadinya banjir sebesar 66,99 m3 per detik, penyuplai air baku 0,511 m3 per detik dan juga penyediaan potensi energi listrik dengan besaran 1,3 megawatt.

Diketahui sejauh ini progres konstruksinya telah mencapai 80 persen dengan target rampung yang ditetapkan yakni pada Desember 2023.***

Rekomendasi