

inNalar,com – Pemerintah Sulawesi Selatan telah meresmikan sebuah pabrik benih jagung yang terletak di Kabupaten Maros.
Peresmian pabrik benih jagung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ini dilakukan pada tanggal 24 Desember 2022.
Pabrik benih jagung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut dapat menghasilkan 50 ton dalam sekali produksi.
Kehadiran pabrik benih jagung di Kabupaten Maros ini sebagai langkah awal mewujudkannya Mandiri Benih di Provinsi Sulawesi Selatan.
Diketahui bahwa pabrik benih jagung di Maros ini merupakan pabrik benih jagung yang paling pertama se-Sulawesi Selatan.
Dengan adanya pabrik benih jagung ini, maka akan menghemat beberapa hal seperti biaya karantina hingga biaya pengemasan.
Untuk mewujudkan berdirinya pabrik benih jagung pertama di Sulawesi Selatan, dibutuhkan biaya Rp 34 miliar.
Pabrik benih jagung di Kabupaten Maros ini juga telah mulai memproses benih jagung melalui beberapa peralatan.
Beberapa peralatan yang digunakan untuk mengolah diantaranya yaitu mesin dryer, pipil, blower, dan mesin sortir.
Tidak hanya itu, terdapat tahap packing hingga perawatan benih atau biasa disebut seed treatment untuk mengolah benih jagung.
Dengan kapasitas produksi mencapai 50 ton per produksi, tentu saja dibutuhkan pekerja yang banyak untuk melakukan pengelolaan.
Pabrik benih jagung di Maros, Sulawesi Selatan ini diperkirakan mampu menyerap hingga 300 pekerja.
Diketahui bahwa lahan yang dibutuhkan untuk mendirikan pabrik benih jagung di Maros, Sulawesi Selatan ini mencapai 600 Ha.
Lahan seluas 600 ha dibutuhkan oleh pabrik benih jagung di Maros, Sulawesi Selatan untuk melakukan penangkaran.
Kehadiran pabrik benih jagung di Kabupaten Maros ini menyumbangkan produksi hingga 15% untuk Sulawesi Selatan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi