

inNalar.com – Pembangunan bendungan masih terus dilakukan sampai sekarang.
Tentunya, pembangunan ini memiliki tujuan untuk dapat menyuplai kebutuhan air masyarakat Indonesia yang jumlahnya sangat banyak.
Pembangunan bendungan pada tahun 2023 ini sudah terjadi di banyak tempat. Salah satunya adalah Purworejo, Jawa Tengah.
Baca Juga: Tak Mau Bayar Material, Pembangunan Gedung Sekolah di Jawa Timur Ini Ditinggalkan Begitu Saja
Bendungan di Purworejo, Jawa Tengah ini mulai dibangun pada Oktober 2018 seperti dikutip dari laman pu.go.id.
Bendungan ini memiliki tinggi sekitar 169 meter dan kapasitas tampung sekitar 92 juta meter kubik air.
Selain itu, bendungan ini juga memiliki luas genangan sekitar 181,68 hektar.
Baca Juga: 3 Daerah di Jawa Timur Ini Bisa Hasilkan Padi Ratusan Ribu Ton, Apakah Kabupaten Sidoarjo Termasuk?
Dengan tinggi lebih dari 150 meter itu, bendungan di Purworejo, Jawa Tengah ini digadang-gadang akan menjadi bendungan tertinggi di Indonesia.
Setelah pembangunannya selesai, bendungan ini akan mampu mengaliri lahan irigasi seluas 15.519 hektar.
Nantinya, bendungan ini juga dapat menyuplai air baku sebesar 1.500 liter per detik ke tiga kabupaten berbeda, yakni Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo.
Baca Juga: Rumah Sakit Bernilai Rp9,1 Miliar di Banten Terdapat Kejanggalan, Negara Dibikin Buntung Oleh…
Tidak hanya itu, bendungan ini juga punya potensi untuk digunakan sebagai penyuplai listrik sebesar 10 Megawatt.
Fungsi dari bendungan di Purworejo, Jawa Tengah ini tidak berhenti disitu saja. Bendungan ini ternyata juga bisa difungsikan untuk mereduksi resiko banjir.
Bendungan di Purworejo, Jawa Tengah ini dapat mereduksi debit banjir dari 584 meter kubik per detik menjadi 178 meter kubik per detik.
Bendungan dengan berbagai fungsi di Purworejo, Jawa Tengah ini menghabiskan dana sekitar Rp 2,060 triliun untuk pembangunannya.
Dana tersebut didapat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Nama dari bendungan yang memiliki banyak sekali fungsi ini adalah Bendungan Bener.***