

inNalar.com – Pemerintah rupanya merencanakan pembangunan bandara termahal di dunia yang akan dibangun sekitar 49,3 km dari Tangerang.
Bandar udara ini merupakan ide yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta kala itu karena menganggap bandar udara Soekarno-Hatta membutuhkan perluasan.
Uniknya, pembangunan bandara ini akan berlokasi di atas pulau buatan dan menghabiskan dana yang fantastis, yakni sekitar Rp600 triliun.
Baca Juga: Telan Rp40 Miliar, Saluran Irigasi di Sumatera Utara Ini Belum Sebulan Sudah Rusak: Dikorupsi Oknum?
Dilansir inNalar.com dari kai.or.id, bandara tersebut adalah Bandara Ali Sadikin yang akan dibangun di Marunda, Jakarta Utara.
Nama bandara diambil dari gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang dinilai berhasil menjadi sosok pemimpin bijaksana.
Pembangunan ini menjadi solusi dalam mengatasi lonjakan frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang pesawat di ibukota.
Gagasan itu juga dibuat mengingat ibukota Jakarta tidak memiliki bandar udara internasional lain di mana salah satunya berlokasi di Tangerang.
Bila berhasil dibangun, Bandara Ali Sadikin akan akan menjadi bandar udara internasional ketiga DKI Jakarta dan proyek bandara termahal di dunia.
Wilayah pembangunan bandara ini akan mencangkup 17 pulau buatan dan dilengkapi dengan pelabuhan.
Baca Juga: 3 Daerah di Jawa Timur Ini Bisa Hasilkan Padi Ratusan Ribu Ton, Apakah Kabupaten Sidoarjo Termasuk?
Proyek termegah besutan gubernur DKI Jakarta tersebut direncanakan memiliki luas 1.250 hektar di mana 1.080 sisanya merupakan hasil reklamasi.
Pulau buatan yang dibangun bernama Marunda Center di mana bila dilihat dari atas, bentuk reklamasi akan menyerupai burung Garuda.
Selain terdapat pulau buatan dan pelabuhan, pemerintah setempat juga merencanakan pembangunan kawasan industri dan hunian mewah.
Perumahan mewah tersebut diwacanakan dapat menampung 650.00 penduduk di mana 300.000 di antaranya adalah pekerja di kawasan industri pulau buatan.
Meski digadang menjadi proyek bandara termahal di dunia, namun pemerintah memutuskan untuk membatalkan pembangunan Bandara Ali Sadikin.
Pembatalan untuk membangun Bandara Ali Sadikin yang menjadi bandara termahal di dunia itu dilakukan dengan alasan mengganggu lalu lintas udara.
Sebagai gantinya, pemerintah berencana untuk membangun bandara di Jawa Barat untuk mendukung pemecah kepadatan bandara Soekarno-Hatta.***