Jokowi Singgung Nama Erick Thohir saat Relawan Pendukung Ingin Panaskan Mesin Menuju Pilpres 2024


inNalar.com – Jokowi secara langsung mempersilahkan para relawan pendukungnya untuk mulai memanaskan mesin guna persiapan Pilpres 2024.

Namun Jokowi juga menghimbau kepada para relawan jika mesin yang nantinya sudah panas ketika menghadapi Pilpres 2024 jangan terburu-buru dijalankan dulu.

Presiden Jokowi mengingatkan agar sebaiknya segala keputusan nantinya dijalankan menunggu instruksi darinya lebih dulu.

Baca Juga: Ditinggal Chevron, Megaproyek Gas Laut Dalam Senilai USD9 Miliar di Kalimantan Timur Kandas, Ternyata karena..

Ketika mempersilahkan para relawan, ternyata Jokowi juga sempat menyebut nama yang kini tengah populer di masyarakat yakni Erick Thohir.

Erick Thohir memang kini menjadi salah satu pejabat yang kerap disangkut pautkan dengan hajatan Pilpres 2024.

Pada beberapa lembaga survei, nama Erick Thohir kerap menjadi posisi teratas untuk kandidat calon wakil presiden.

Baca Juga: 49,3 Km dari Tangerang, Bandara Termahal di Dunia akan Dibangun di Pulau Buatan dengan Dana Rp600 Triliun

Sejauh ini nama Erick Thohir disebut-sebut akan menjadi sosok tepat untuk menemani Prabowo Subianto di 2024 mendatang.

Ketika acara Rembuk Nasional Relawan Solidaritas Merah Putih atau Solmet di Bogor pada Sabtu, 16 September 2023, Joko Widodo memberikan arahan khusus.

Selain meminta masa pendukungnya tidak terburu-buru, Joko Widodo yang mendengar seruan nama Erick Thohir mengatakan jika suara-suara dari pendukung bagian dari demokrasi.

Baca Juga: Telan Rp40 Miliar, Saluran Irigasi di Sumatera Utara Ini Belum Sebulan Sudah Rusak: Dikorupsi Oknum?

““Kalau ingin memanaskan mesin ya silakan, mesinnya dipanaskan, tapi jangan dijalankan dulu. Internal struktur relawan diperkuat, jangan tergesa-gesa. Erick Thohir,….ya gak apa-apa, wong namanya demokrasi, bersuara gak apa-apa,” ucap Jokowi.

Jokowi berpendapat jika hingga saat ini koalisi partai politik yang bergabung belum sepenuhnya pasti, termasuk juga bakal capres dan cawapres.

Maka dari itu, Jokowi meminta agar para relawan senantiasa sabar menunggu dan melihat situasi hingga nantinya akan mengambil keputusan akan mendukung siapa di ajang pilpres nanti.

“Harus sabar dulu. Setuju ndak? Saya aja bisa sabar, masa Bapak Ibu gak bisa sabar. Jadi kita menunggu koalisi-nya seperti apa, menunggu calonnya seperti apa,” ujarnya.

Selain itu Jokowi turut menjelaskan jika momentum pemilu 2024, 2029 dan 2034 akan sangat krusial karena menentukan nasib Indonesia di masa depan.

Presiden Republik Indonesia itu menilai jika masyarakat perlu mendapatkan pemimpin yang bisa membawa Indonesia tak hanya jadi negara berkembang tapi harus menjadi negara maju.

““Kita harus mampu dalam tiga periode ke depan, memiliki pemimpin yang bisa membawa kita semua melompat menjadi negara sejahtera karena kita ingin sejahtera,” kata Jokowi. ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]