Punya Kapasitas yang Cukup Besar, PLTA di Sumatera Utara Ini Diprogram Beroperasi 24 Jam Nonstop

inNalar.com – Kabar mengenai proyek PLTA di Sumatera Utara menarik untuk dibahas publik, karena proyek ini termasuk ke dalam Progam Strategis Nasional.

Proyek PLTA yang terbilang baru tersebut berlokasi di sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Proyek PLTA baru di Sumatera Utara tersebut mulai beroperasi pada tahun 2022.

Baca Juga: Hanya Dihuni 1537 Jiwa, Pulau Terluar di Sulawesi Utara Ini Berbatasan Langsung dengan Filipina

Dari hasil penelusuran, diketahui tahapan kontruksi dari proyek PLTA baru di Sumatera Utara tersebut, telah dimulai sejak tahun 2016 lalu.

Kemudian, kapasitas dari PLTA baru di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara tersebut diperkirakan akan memiliki kapasitas sebesar 4×127,5 MW.

Tidak tanggung-tanggung, lahan kontruksi yang disipakan Pemerintah guna pembangunan PLTA tersebut pun tidak terukur sedikit.

Baca Juga: Telan Investasi Rp408 Miliar, PLTS di Sulawesi Utara Miliki 60 Ribu Panel Surya, Jadi Terbesar di Indonesia?

Disebutkan juga bahwa proyek PLTA baru tersebut membutuhkan luas lahan sekitar 122 hektare.

Dengan kata lain, luas lahan yang tak sedikit tersebut, juga ditujukan dengan progam-progam yang tak kalah besarnya.

Proyek PLTA di baru di Tapanuli Selatan tersebut dimaksudkan untuk berkontribusi sebanyak 15% dari kebutuhan listrik terbanyak di Sumatera Utara.

Baca Juga: Bangun PLTB Kapasitas 70 MW di Kalimantan Selatan, PLN Gandeng 3 Perusahaan Berbeda, Adaro Power dan…

Pembangkit Listrik Tenaga Air yang dimaksudkan dari artikel ini adalah PLTA Batang Toru di Sumatera Utara.

PLTA Batang Toru diaturkan untuk berkontribusi pada pengurangan emisi karbon pada 1,6-2,2 MTon per tahunnya.

Jika disetarakan, penyerapan karbon oleh PLTA Batang Toru di Sumatera Utara tersebut setara dengan 12 juta pohon.

Jika diteluri kembali, proyek PLTA Batang Toru memiliki area kontruksi yang terletak di Distrik Marancar, Sipirok, dan Batang Toru (SIMARBORU).

Salah satu hal yang membedakan proyek PLTA Batang Toru dengan PLTA lain adalah jam operasinya yang 24 nonstop.

Sehingga, dengan pemprogaman jam operasi seperti itu, ditargetkan PLTA Batang Toru di Sumatera Utara dapat menghasilkan menghasilkan 2,214 GWh setahun.

Dikutip dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, manfaat lain dari pembangunan PLTA Batang Toru antara lain meningkatkan bauran energi terbarukan, mengurangi emisi karbon, peningkatan pendapatan pemerintah daerah, dan menambah lapangan kerja.***

Rekomendasi