

inNalar.com – Kisah Ashabul Kahfi dalam Surah Al-Kahfi tentu sebagian besar orang muslim mengetahuinya.
Di dalam surah ini terdapat kisah para penghuni gua, yang Allah tidurkan selama kurang lebih 300 tahun.
Namun tak banyak orang tahu tentang hikmah tersirat yang Allah SWT paparkan dari kisah tersebut.
Baca Juga: 6 Daerah Penghasil Kayu Jati Terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Ngawi Sampai Tembus Internasional
Mari kita gali hikmah-hikmah tersirat pada kisah ashabul kahfi
Kisah ini bercerita tentang sekelompok pemuda yang beriman dan berjuang untuk mempertahankan keimanan mereka di tengah-tengah masyarakat yang kafir.
Mereka rela meninggalkan rumah, keluarga, kekayaan bahkan nyawa demi mempertahankan keimanan mereka kepada Allah SWT dari penguasa yang dzolim.
Baca Juga: Cantik Bak Hidangan Hotel, Begini Tips Merebus Telur Agar Tidak Overcook, Ternyata Simpel Banget!
Dari perjuangan mereka itulah, Allah SWT tidak tinggal diam. Allah memberikan ilham kepada mereka untuk bersembunyi di dalam gua, agar terhindar dari penangkapan penguasa dzalim.
Kemudian Allah tidurkan mereka selama kurang lebih 300 tahun, namun dalam jangka waktu tidur yang panjang itu, mereka hanya merasa tertidur selama beberapa hari.
Dari kisah ini bukan hanya tentang pertolongan Allah kepada hamba-hambanya yang bertawakkal melainkan, ada beberapa hikmah yang dapat kita petik.
Pertama, kisah ini mengajarkan tentang pentingnya mempertahankan keimanan dan keyakinan dalam menghadapi tekanan dan godaan dari lingkungan sekitar.
Ashabul Kahfi memilih untuk mengisolasi diri dari masyarakat yang kafir dan memilih untuk hidup di gua untuk mempertahankan keimanan mereka.
Kedua, kisah ini juga mengajarkan tentang pentingnya persaudaraan dan kebersamaan dalam mempertahankan keimanan.
Ashabul Kahfi saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menghadapi tekanan dari masyarakat yang kafir.
Mereka juga saling menguatkan iman dan berdoa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT.
Ketiga, kisah Ashabul Kahfi juga mengajarkan tentang pentingnya tawakal dan kepercayaan kepada Allah SWT.
Meskipun mereka hidup dalam kondisi yang sulit dan terancam bahaya, Ashabul Kahfi tetap yakin bahwa Allah SWT akan melindungi dan memelihara mereka.
Mereka memilih untuk mengandalkan Allah SWT dan meninggalkan segala bentuk kekhawatiran dan ketakutan.
Keempat, kisah Ashabul Kahfi juga mengajarkan tentang pentingnya menghormati nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
Ashabul Kahfi menolak untuk mengikuti kebiasaan masyarakat yang kafir dan memilih untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan keadilan yang terdapat dalam agama Islam.
Dalam kesimpulannya, kisah Ashabul Kahfi merupakan salah satu kisah yang penuh dengan hikmah dan pelajaran berharga.
Kisah ini mengajarkan tentang pentingnya mempertahankan keimanan, persaudaraan, tawakal, dan menghormati nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
Semoga kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah Ashabul Kahfi dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi