

inNalar.com – Jembatan merupakan satu infrastruktur penting bagi daerah di Kalimantan Timur.
Meski begitu namun terdapat satu jembatan di Kalimantan Timur, yang sudah selesai pembangunannya, akan tetapi belum dapat digunakan.
Padahal jembatan tersebut merupakan jalur penghubung antara Balikpapan dengan Penajam Paser Utara yang akan mengarah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Baca Juga: 10 Aturan Jepang yang Wajib Dipatuhi Jika Anda Ingin Berkunjung, Masuk Penjara Cuma Karena Es Krim?
Jika melalui jembatan ini, maka nantinya waktu dari Balikpapan ke IKN cukup hanya dengan waktu kurang lebih 1 jam.
Adapun jalur penghubung yang dimaksud adalah Jembatan Pulau Balang, yang berada di perairan Teluk Balikpapan.
Jembatan Pulau Balang di Kalimantan Timur sendiri terdiri atas 2 struktur.
Kedua struktur jalur penghubung tersebut yaitu adalah jembatan bentang pendek, dan jembatan bentang panjang.
Perlu diketahui, Pembangunan bentang pendek jembatan Pulau Balang ini memiliki panjang 470 meter, yang telah dibangun pada tahun 2009.
Dilanjutkan pada tahun 2015, pemerintah pusat mulai membangun bentang panjang pada jembatan Pulau Balang yang membentang sepanjang 804 meter.
Baca Juga: Kerja Sama dengan BUMN Tanzania, Mind ID akan Kembangkan Tambang Timah Seperti Kata Menteri Luhut
Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, pembangunan jembatan pulau Balang di Kalimantan Timur tersebut sudah selesai seluruhnya pada tahun 2022.
Meski begitu, ternyata proyek jembatan yang dikerjakan semenjak tahun 2009 di Kalimantan Timur tersebut hingga kini belum dapat digunakan.
Sebenarnya jika jembatan Pulau Balang ini benar-benar rampung, maka dapat menghubungkan hingga ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di IKN Nusantara.
Dalam investasinya sendiri, pembangunan jembatan penghubung ke IKN Kalimantan Timur ini membutuhkan anggaran sebesar Rp. 1,3 triliun.
Walau menghabiskan investasi hingga triliunan, ternyata setelah rampung pengerjaan jembatan, jalur penghubung tersebut hingga kini belum dapat digunakan.
Alasannya, hal tersebut karena masih terdapat sengketa lahan yang masih belum jelas statusnya.
Terkendala dengan permasalahan pembebasan lahan, namun target terbaru pada jembatan Pulau Balang penghubung ke IKN ini nantinya akan dapat digunakan mulai Juni 2024.
Ditambah lagi terdapat target jika upacara bendera pada bulan Agustus 2024 diharapkan dapat dilakukan di Ibu Kota Indonesia yang baru, yaitu IKN Nusantara.***