

inNalar.com – Kabar mengejutkan datang dari Penyanyi populer Vidi Aldiano yang mengungkap kondisi kesehatannya saat ini tengah menjalani pengobatan kanker ginjal yang dideritanya.
Dirinya sempat menjalani pengobatan pengangkatan ginjal di tahun 2019 lalu yang dinyatakan bahwa kanker ginjalnya ini telah menyebar ke beberapa titik.
Melalui akun instagramnya, Suami dari Sheila Daisha ini mengungkapkan penyakit yang dideritanya melalui akan sosial media instagram.
“Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue akhirnya punya appointment spa day ini tiap 3 minggu.” tulisan dalam caption instagram @vidialdiano.
Dari postingan tersebut mendapat banyak komentar dari para sahabat maupun netizen yang mendoakan kesembuhan Vidi Aldiano. Di antaranya seperti,
“Praying for you always! You got this Viiids”
“Terimakasih buat semangat yg kamu tularkan baut kami semua dalam keadaan apapunn kamu dan smua orang terdekat disekitar km keren bgt!!!! Keep inspiring”
“Vidiii semangattt, semoga Allah selalu berikan kekuatan supaya lo kuat jalanin semua treatment dan ikhtiar utk sembuuh dan Allah kasih kesembuhaan menyeluruh”
“Viddd, kuat bismillahhhhh Allah mudahkan”
“Yang semangat Kak Vidi.. semoga selalu dalam lindungan dan kasih sayang Allah SWT.”
Kanker ginjal stadium 3 yang dideritanya ini sempat dilakukan pengangkatan ginjal di Singapura, namun nyatanya kanker ginjal ini tidak sepenuhnya hilang.
Selama tiga tahun belakangan, Vidi ternyata masih berjuang untuk melawan kanker ginjal yang sudah menyebar ke sejumlah titik di dalam tubuhnya.
Lalu bagaimana bisa kanker ginjal yang telah dilakukan tindakan sesuai prosedur dengan pengangkatan satu ginjal ini tidak juga hilang, mari simak lebih dalam.
Dilansir dari inNalar.com dari Beranda UNAIR, Kanker ginjal sendiri merupakan jenis kanker atau terdapat pertumbuhan yang tak terkendali pada ginjal.
Adanya kanker ginjal tersebut dikarenakan DNA dalam sel yang bermutasi, dan mutasi inilah yang mengakibatkan sel ginjal mengalami pertumbuhan yang tidak normal atau tidak terkendali.
Secara global kanker ginjal ini telah mencapai 746.547 kasus atau setara dengan 4,8 persen di seluruh kasus kanker.
Melalui data di atas menunjukkan bahwa kanker ginjal ini menempati posisi ke 7 sebagai kanker dengan kasus yang banyak di dunia.
Penanganan pasien pengidap kanker ginjal ini dapat dengan pemberian obat-obatan oral dan juga injeksi, dan juga operasi.
Operasi ini akan dilakukan pada pasien dengan stadium satu sampai tiga.
Ahli Urologi dr. Lukman Hakim juga menyatakan bahwa terdapat risiko kekambuhan sebesar 40 persen pada pasien kanker ginjal yang sudah menjalani operasi sekalipun.
Besaran tersebut dapat lebih besar pada pasien dengan grade 4 yaitu dengan ukuran tumor yang lebih dari 10 cm.
Selain itu, menurutnya jika kanker ginjal yang telah menyebar sampei ke kelenjar getah bening ini akan memiklki risiko yang jua tinggi dan cepat untuk kambuh.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah terjadinya risiko ginjal yaitu,
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi