Gagal Prank Gantung Diri, Bocah Laki-Laki 13 Tahun Asal India Tewas Terjerat Tali

WARNING!! artikel ini memuat berita bunuh diri. Jika Anda memiliki gangguan depresi atau kecenderungan untuk bunuh diri, tidak disarankan membaca. Atau segera hubungi layanan kesehatan jiwa di Rumah Sakit terdekat atau love inside suicide awareness di nomor +628113855472

inNalar.com – Media India digemparkan dengan berita tewasnya seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun terjerat tali.

Kejadian naas yang dialami bocah 13 tahun ini terjadi pada hari Minggu, 17 September di Jalaun, Uttar Pradesh, Koloni Kanshiram daerah Orai.

Baca Juga: Amalkan Ini 1 Kali Saja! Kata Gus Iqdam, Allah Jamin Rezeki Uang Bakal Ngebul Setiap Hari dan Anti Miskin

Insiden ini bermula saat korban mengajak main adik-adiknya dan melakukan permainan berpura-pura akan melakukan aksi gantung diri.

Bocah tersebut mengikatkan tali di jendela, menjeratkan tali itu di leher dan menutup kedua matanya dengan sebuh kain hitam.

Naasnya, pijakannya terdorong dan bocah yang bernama Jayesh itu terpeleset. Itu membuat ikatan tali di lehernya mengencang hingga Jayesh kesulitan bernafas.

Baca Juga: Niat Gali Pekarangan, Pria di Jawa Timur Ini Temukan Istana Megah Bawah Tanah: Lokasinya di Kabupaten…

Adik-adiknya mengira bahwa Jayesh cuma berpura-pura mati di depan mereka hingga mereka tak langsung berbuat apa-apa.

Mereka baru sadar bahwa Kakaknya dalam bahaya saat melihat adanya darah mengalir keluar dari mulut dan hidung Jayesh.

Hal itu sontak membuat anak-anak itu menjerit. Sangita, Ibu Jayesh yang kala itu sedang tidur langsung terbangun saat mendengar suara teriakan anak-anaknya.

Baca Juga: Tak Sekedar Ibadah, Ternyata Ini Hikmah Sholat dalam Kehidupan Sehari-hari, Bisa Menyegarkan Tubuh!

Setelah Sangita mengetahui apa yang terjadi, dia berusaha menyelamatkan putranya, namun karena ketidakmampuannya dalam melihat, upayanya gagal.

Jayesh meregang nyawa, meski segera dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong lagi. Jayesh dinyatakan telah meninggal dunia.

Nyatanya kejadian tak terduga telah merenggut Jayesh, anak pertamanya yang seringkali membantu ringankan pekerjaan rumah orangtuanya dengan sigap.

Dengan nada penuh penyesalan, Sangita sempat menyatakan bahwa andai saja dia bisa meliihat, mungkin putranya tak akan meninggal dunia

Hal ini tentu menjadi pelajaran penting bagi siapapun yang membaca berita ini agar tak terlalu jauh membuat lelucon.

Ini juga jadi peringatan untuk para orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari perbuatan yang mungkin bisa membahayakan keselamatan.

Semoga kedepannya tak ada Jayesh-Jayesh yang lain, yang alami hal serupa hingga regang nyawa.

 

Rekomendasi