Telan Biaya Rp2,5 Miliar, Patung Dewa di Jawa Timur yang Berusia 3 Tahun Ini Pernah Mendadak Ambruk, Kok Bisa?

inNalar.com – Patung merupakan sebuah karya seni atau bisa dibilang simbol tertentu, dan salah satunya berada di Jawa Timur.

Di Jawa Timur terdapat sebuah patug raksasa yang terletak di halaman belakang klenteng di Tuban.

Patung raksasa di Tuban Jawa timur tersebut berbentuk dewa yang bernama Patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen.

Baca Juga: Keren! Stanford University Berminat untuk Membangun Sekolah Berkelanjutan di IKN Nusantara

Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen terletak di halaman belakang klenteng Kwan Sing Bio di Tuban, Jawa Timur.

Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen ini menjulang setinggi 30,4 meter dengan diameter sebesar 5 meter.

Melibatkan 50 tukang bangunan, diketahui Patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen diresmikan pada tahun 2017.

Baca Juga: Pertama di Malang! Gelaran Helloweebs by Jvibes Dihadiri Lebih dari 35 Ribu Wibu

Diresmikan pada tahun 2017, Patung dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen ini diresmikan langsung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan.

Dilansir inNalar.com dari indonesia.go.id, Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen tercatat sebagai patung terbesar di Indonesia.

Menjadi patung terbesar di Indonesia, patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen mendapat penghargaan Rekor MURI.

Baca Juga: Taksi Terbang akan Dilakukan Uji Coba di IKN Sebelum Nantinya Akan Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI 2024

Patung ini di bangun dengan tujuan untuk menjadi daya tarik wisata di Kota Tuban.

Patung Khong Co Kwan Sing Tee Koen ini memiliki makna dan melambangkan sebagai dewa perang.

Setelah peresmiannya, patung setinggi 30 meter ini sempat menuai kontroversi terkait Izin Mendirikan Bangunan atau IMB.

Patung terbesar di Indonesia tersebut ternyata belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan meskipun telah diresmikan.

Selain itu, patung ini kembali mendapat perhatian publik karena pada tahun 2020 lalu patung tersebut mendadak ambruk.

Mendadak ambruknya patung dewa tersebut diduga karena cuaca. Jadi konstruksi patung tidak dapat menahan tekanan angin.

Padahal, patung tersebut baru berusia 3 tahun dan biaya yang digelontorkan untuk merealisasikan patung tersebut tidak sedikit,

Dana yang dibutuhkan untuk membangun patung setinggi 30 meter tersebut mencapai Rp2,5 miliar.***

Rekomendasi