Jalan Akses Tol untuk Makassar New Port Senilai Rp705 miliar Guna Mempermudah Akses Pelabuhan dan Bandara

inNalar.com – Proyek pembangunan jalan Akses Tol Makassar New Port (MNP) saat ini telah memasuki tahapan penyelesaian erection box girder menggunakan metode shoring.

Pembangunan Jalan Tol Makassar ini digarap oleh PT Wijaya Karya (persero) tbk. Dan saat ini pada progresnya telah mencapai 73,03 persen.

Jalan Akses Tol Makassar ini nantinya akan memiliki panjang 3,2 km dan saat ini pengerjaannya terus dilakukan percepatan.

Baca Juga: 14 Tahun Terdampak Gempa 7,6 SR, Akhirnya Pasar Terbesar di Padang Akan Dibangun Kembali, Anggaranya…

Meski hanya dibangun dengan panjang 3,2 km, proyek ini mengeluarkan dana investasi yang cukup besar yaitu senilai Rp705 miliar.

Diketahui pengerjaan proyek pembangunan Jalan Tol itu menggunakan desain struktur khusus yaitu elevated dan juga struktur beton.

Proyek pembangunan Jalan Tol ini berlokasi di Kelurahan Buloa dan juga Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Baca Juga: 3 Tahun Lagi! Smart City IKN Kalimantan Timur Akan Miliki Bus Tanpa Supir Hingga Mobil Terbang, Benarkah?

Dengan adanya Jalan Akses Tol Makassar New Port (MNP) yang menghubungkan pada pelabuhan ini berguna untuk dapat menurunkan biaya logistik.

Selian itu, jalan tol ini juga mempercepat waktu perjalanan untuk pendistribusian barang dan juga jasa antar wilayah.

Tak hanya itu pembangunan jembatan ini bertujuan agar memberi lapangan pekerjaan dan juga akselerasi yang menjadi nilai tambah bagi sektor perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Telan Rp20 Triliun! Hotel Nusantara Pertama di IKN Kalimantan Timur Resmi Dibangun, Seberapa Mewah?

Pelabuhan Makassar New Port yang nantinya akan didukung dengan adanya MNP ini akan mempunyai kapasita dengan besaran 900 ribu Teus di tahun 2023

Dilansir inNalar.com dari laman situs Kementerian Badan Pengatur Jalan Tol, M. Zainal Fatah selaku Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, mengungkap bahwa dengan percepatannya pembangunan namun harus tetap menjaga kualitas di lingkungan.

Jalan tol yang dibangun dengan dilakukan percepatan ini akan dipastikan untuk tetap memenuhi beberapa kriteria desain yang ditentukan dalam Standar Pelayanan Minimal dan juga akan menerapkan rang bebas (clear xome).

Baca Juga: Ribuan Orangtua Muslim dan Non-Muslim di Kanada Protes Pengajaran LGBT di Sekolah

Ruang bebas ini ditujukan sebagai peningkatan keamanan dan juga keselamatan bagi seluruh para pengguna jalan.

Dalam proyek pembangunan ini nantinya diharapkan agar dapat memberikan multiplier effect untuk masyarakat, dikarenakan nantinya akan melibatkan tenaga kerja sebanyak 1.000 orang.

Tak hanya itu melainkan juga nantinya akan menciptakan banyak peluang bagi para ekonomi mikro dan juga para usaha bidang konstruksi di Sulawesi Selatan.

Baca Juga: 3 Kota di Jawa Pasok 52 Ribu Pohon ke IKN, Kalimantan Timur Bakal Miliki Jalan Tol Terindah di Indonesia

Proyek pembangunan Jalan Tol Makassar New Port yang mempunyai panjang 3,2 km dan membutuhkan lahan seluas 2,74 hektar ini akan dilaksanakan melalui tiga tahapan.

Tahap pertama nantinya akan dimulai dari Pelabuhan lama menuju MNP, lalu tahap kedua akan dilakukan dari arah Bandara yang merupakan jalan tol makassar seksi 4 menuju MNP.

Pada tahap pertama dan kedua ini nentinya akan dilakukan pengerjaan secara bersamaan.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jum’at di Bulan Rabi’ul Awal, Bulan Kelahiran Sang Pembawa Rahmat

Sedangkan pada tahap tiga nantinya dari MNP ke Bandara ini akan dikerjakan pada tahap berikutnya.

Proyek Pembangunan Jalan Akses Tol menuju Makassar New Port ini masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Lalu untuk pembebasan lahan ini dilaksanakan oleh PT. Pelabuhan Indonesia (pelindo)

Dikarenakan kapasitas jalan lokal yang ada di Makassar New Port tidak mampu lagi untuk mengakomodasi pergerakan dan juga peningkatan kendaraan angkutan pelabuhan.

Maka untuk mengatasi hal tersebut dibangunlah Jalan Akses Tol menuju Makassar New Port.***

 

Rekomendasi