Namanya Unik, Inilah Makna Dibalik Nama Kereta Cepat Jakarta-Bandung ‘WHOOSH’, Sarat Akan Filosofi?

inNalar.com – Kereta Cepat Jakarta-Bandung mendapatkan nama resminya pada Konferesnsi Pers Kandidat Nama dan Logo Kereta Indonesia pada 21 September 2023.

Nama dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini tergolong unik karena terdengar seperti suara angin, yaitu Whoosh.

Whoosh dipilih sebagai nama bukan hanya karena terdengar unik, namun, nama ini ternyata juga memiliki arti yang bermakna.

Baca Juga: Bergaji Rp7,5 Juta Hingga Rp10 Juta, 250 Fresh Graduate Direkrut Kominfo untuk Bertugas Perangi Hoax

Nama Whoosh sendiri adalah singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal.

Selain itu, nama Whoosh muncul juga karena kereta cepat ini bergerak di kecepatan 380 km per jam.

Dengan gerakannya yang begitu cepat, Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini seakan membelah angin dan terdengar suara ‘Wus’.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Pemanis, Ini 6 Manfaat Madu dalam Perspektif Islam dan Kesehatan

Pemilihan nama Whoosh ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan aspek nasional dan global.

Nama Whoosh yang mirip dengan ‘wus’ tentunya mudah untuk diucapkan masyarakat Indonesia. Sedangkan nama Whoosh juga akan mudah dikenal oleh orang luar negeri.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung sendiri merupakan sebuah proyek gabungan antara pemerintah Indonesia dan China dengan membentuk PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Baca Juga: Gandeng Malaysia, Pembangunan PLTA Mentarang Kaltara Senilai Rp40 triliun Akan Hasilkan Green Product

Dilansir inNalar.com dari indonesia.go.id, Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini dibagi dalam 2 kategori warna yang berbeda. Masing-masing warnanya memiliki fungsi yang berbeda.

Warna yang pertama adalah merah dan merupakan kereta angkut penumpang atau electric multiple unit (EMU).

Sedangkan warna yang satunya lagi adalah kuning yang memiliki fungsi sebagai kereta inspeksi atau comprehensive inspection train (CIT).

Baca Juga: Gaet Kementerian China, Indonesia dan Negara ASEAN Rencanakan Mega Proyek Kontruksi Rumah Perkampungan

Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang bergerak dengan kecepatan 380 km per jam mampu menempuh perjalanan antara Jakarta-Bandung hanya dalam waktu 36 hingga 44 menit.

Tentunya, pengoperasian kereta cepat ini juga didukung dengan energi listrik yang mutakhir.

Tenaga listrik yang kereta cepat ini gunakan disalurkan melalui jaringan Listrik Aliran Atas atau Overhead Catenary System (OCS).***

 

Rekomendasi