

inNalar.com – Sumatera barat tidak ada habisanya menyajikan bentangan panorama alam yang membuat siapapun dibuat takjub hingga tidak bisa bisa berkata-kata.
Wilayah Sumatera Barat ini penuh dengan keindahan alam yang mampu menarik perhatian sehingga banyak yang dibuat penasaran.
Salah satunya bebatuan lembah yang berada di Sumatera Barat ini dikelilingi oleh pemandangan hijau dan juga dikelilingi tebing.
Nama batuan yang berasal dari California dan digadang-gadang mirip dengan Lembah Yosemite ini merupakan Lembah Harau.
Batuan Lembah Harau ini memiliki bentuk yang halus, bahkan bentuk dari bebatuan tersebut mirip dengan Lembah yang berada di California Amerika Serikat.
sehingga melihat pemandangan lembah yang cantik di dunia tidak perlu pergi jauh-jauh ke California, di Sumatera Barat juga ada.
Baca Juga: Jadwal Bulutangkis di Asian Games 2022: Indonesia Siap Gondol Medali Emas
Jarak dari payakumbuh menuju ke Lembah harau ini hanya menempuh waktu perjalanan 15 menit saja sudah sampai.
Sedangkan untuk melakukan perjalanan dari Kota Padang membutuhkan waktu 145 km, meskipun jaraknya lumayan jauh tetapi pemandangan yang disuguhkan tidak pernah gagal.
Bahkan mampu memikat hingga kembali lagi, area yang bersih dan juga asri membuat paru-paru dapat bernafas dengan lega, sehingga dapat memberikan asupan yang segar.
Uniknya, di Lembah Harau ini terdapat persawahan yang diapit oleh tebing-tepi tinggi, ketinggian tebing tersebut yakni 100 hingga mencapai 200 meter.
Tidak hanya itu, Lembah Harau di Sumatera Barat juga menyuguhkan air terjun yang memiliki beraneka ragam ketinggian.
Lembah Harau yang terletak di Sumatera Barat ini juga ditetapkan sebagai kawasan geopark atau bisa disebut taman bumi
Bahkan, dikatakan secara geologi bebatuan Lembah Harau yang terletak di Sumatera barat memiliki usia 30 juta hingga 40 juta tahun.
Geopark Lembah Harau ini dapat dijadikan sebagai referensi liburan keluarga mulai dari dewasa hingga anak-anak juga dapat melihat panorama keindahan alam.
Bahkan disana juga terdapat sebuah perkampungan yang mirip dengan negara Eropa, perkampungan tersebut merupakan miniatur yang dapat dijadikan sebagai spot foto.***