

inNalar.com – Maspion Group merupakan sebuah produsen perkakas raksasa yang ada di Indonesia yang sekarang telah melantai di BEI.
Melansir dari laman web resminya, maspion.com, disebutkan bahwa saat ini Maspion Group telah mencatatkan saham sebesar 616.000.000 lembar saham di BEI.
Tidak heran, sebab produsen perkakas ini telah memiliki jaringan distribusi yang luas, mulai dari domestik, hingga mancanegara.
Baca Juga: Hanya 30 Menit ke IKN, Kalimantan Timur Bakal Punya Jalan Tol Istimewa yang Akan Rampung Pada…
Nah jika diulas kembali sejarahnya, perusahaan yang memproduksi perkakas atau manufaktur ini dulunya hanya sebuah UD lampu teplok di Jawa Timur.
Benar, UD lampu teplok di Jawa Timur merupakan awal sang pengusaha dalam merintis bisnis sebesar Maspion Group sekarang.
Awalnya, Alim Husin bersama saudaranya Gunardi, mendirikan sebuah usaha dagang kecil-kecilan yang memproduksi lampu teplok.
Usaha dagang lampu teplok dan beberapa perabotan lain tersebut pun berkembang pesat seiring perjalanan waktu.
Hingga akhirnya memutuskan untuk memperluas wilayah usahanya ke berbagai daerah di luar Provinsi Jawa Timur.
Sebelumnya, jika ditelusuri kembali, UD lampu teplok yang didirikan oleh Alim Husin dan saudaranya itu bertepatan pada tahun 1960-an.
Baca Juga: Luasnya 300 Hektar, PLTS Apung di IKN Kalimantan Timur Bakal Segera Beroperasi, Kapan?
Setelah beberapa saat, usaha dagang tersebut diteruskan oleh anaknya yang bernama Alim Markus.
Dari Alim Markus inilah, usaha dagang manufaktur tersebut kemudian dinamai ‘Maspion’, yang berarti, Mengajak Anda Selalu Percaya Industri Olahan Nasional.
Dengan keberanian Alim Markus, ia kemudian berhasil merayu Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendirikan pabrik besar di wilayah sana.
Sejak saat itulah, Maspion jadi produsen perkakas atau manufaktur di Jawa Timur yang memiliki kualitas produksi handal.
Melansir dari laman resmi perusahannya, hingga saat ini Maspion Group mempekerjakan ribuan karyawan dan sekitar 44 anak perusahaan.
Perusahaan manufaktur raksasa ini telah memiliki empat kawasan industri yang diandalkan, yakni Sidoarjo, Gresik Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta.***