Panjangnya 690 M, Terowongan Kereta Api di Jember Jawa Timur Ini Belah Gunung dan Dibangun Sejak 1901

inNalar.com – Salah satu terowongan kereta api terpanjang di Indonesia ternyata ada di Jember, Jawa Timur.

Terowongan kereta api tersebut adalah Terowongan Kereta Api Mrawan yang berada di wilayah Sidomulyo, Kecamatan Silo Jember, Jawa Timur.

Terowongan ini menghubungkan antara Stasiun Mrawan di Jember dan Stasiun Kalibaru di Banyuwangi dengan membelah Gunung Gumitir.

Baca Juga: Memakan Korban! Jembatan ‘Mistis’ Senilai Rp19 M di Jawa Timur Ganti Nama: Lokasinya di Jember, Ada yang Tahu?

Memiliki panjang sekitar 690 meter, Terowongan Kereta Api Mrawan menjadi yang terpanjang kedua di Indonesia.

Terowongan kereta api terpanjang di Indonesia saat ini masih ditempati oleh Terowongan Kereta Api Sasaksaat yang memiliki panjang sekitar 949 m.

Umur dari Terowongan Kereta Api Mrawan ini ternyata sudah cukup tua.

Baca Juga: Tingginya Setara Gedung 16 Lantai, Gunung Sampah di Bekasi ini Bisa Hasilkan Rp149 Miliar per-Tahun, Kok Bisa?

Dilansir inNalar.com dari heritage.kai.id, terowongan kereta api ini dibangun pada tahun 1901 hingga 1902.

Kemudian, pada tahun 1910, diadakan penyempurnaan ke terowongan kereta ini oleh Perusahaan Kereta Api Negara, Staatssporwegen (SS).

Penyempurnaan ini dilakukan karena pada tahun sebelumnya, yakni 1909, terjadi gempa bumi di daerah Mrawan.

Baca Juga: Mega Proyek Rampung 74 Persen! Smelter Tembaga di Gresik Jawa Timur Ini Target Beroperasi 2024, Anggaranya…

Akibat dari gempa bumi tersebut adalah Terowongan Kereta Api Mrawan tertimbun tanah longsor.

Oleh sebab itu, dilakukan pembersihan, perbaikan terowongan, serta penggalian lereng curam di sekitar Terowongan Kereta Api Mrawan agar kalau terjadi longsor kembali, tingkat bahayanya bisa berkurang.

Terowongan Kereta Api Mrawan ini sampai sekarang masih aktif digunakan. Tidak hanya itu, terowongan ini juga sudah menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Bahkan, terowongan kereta api di Jember, Jawa Timur ini menjadi salah satu tempat favorit untuk berswafoto.

Namun, pengunjung hanya boleh berswafoto dari atas dan tidak diizinkan untuk berjalan memasuki terowongan.

Karena terowongan kereta api ini masih aktif digunakan, apabila pengunjung masuk ke terowongan, dikhawatirkan ada kereta lewat, tentunya kereta tidak berhenti mendadak.

Namun, jangan khawatir. Bagi pengunjung yang penasaran dengan bagian dalam terowongan dapat naik lori wisata.

Kereta khusus ini menyediakan dua gerbong yang bisa diisi 12 orang. Pengunjung dapat naik lori wisata dari Stasiun Kalibaru, Banyuwangi.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]