Disebut Jurus Pamungkas Naikkan Ekonomi, Mega Proyek Jembatan di Kalimantan Barat Ini Didukung 3 Pihak

inNalar.com – Kalimantan Barat merupakan wilayah yang strategis karena termasuk provinsi terbesar keempat di Indonesia.

Kalimantan Barat adalah provinsi yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Tidak hanya itu Kalbar juga berbatasan langsung dengan laut Natuna dan selat Karimata yang merupakan jalur transportasi laut yang padat dan strategis.

Berdasarkan data dari laman resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat Sebesar 5% yang berada dibawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02%.

Baca Juga: Rahasia Terbesar Erick Thohir Dibongkar Putri Sendiri Magisha, Ternyata Oh Ternyata Suka…

Salah satu cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Barat adalah dengan cara membangun proyek strategis, salah satunya adalah pembangunan Jembatan Kapuas 3 di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pembangunan Jembatan Kapuas 3 akan memberikan multiplier effects yang sangat strategis dan upaya peningkatan perekonomian di Kalimantan Barat terutama untuk daerah Pontianak, Kubu Raya, dan Mempawah.

Jembatan Kapuas adalah proyek strategis yang dapat mengurangi kemacetan di daerah Pontianak serta merupakan salah satu akses menuju Pelabuhan Internasional Kijing.

Baca Juga: Gaet Arab Saudi, Universitas di Malang Jatim Ini Bangun Gedung Senilai Rp930 M, Desainnya Membentuk Lafaz…

Pembangunan proyek tersebut membutuhkan dukungan dari 3 pihak, yaitu pemerintah pusat, Pemerintah daerah dan masyarakat.

Adanya dukungan 3 elemen tersebut, akan mempermudah proses pembangan Jembatan Kapuas 3.

Guna membangun jembatan tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 1,4 triliun. Selain itu, Pemerintah Provinsi harus menyediakan lahan untuk pembangunan dengan perkiraan dana Rp 200 miliar.

Baca Juga: Diklaim Lebih Berbahaya dari Covid-19! Virus Nipah Kini Telah Memakan Korban Jiwa Sebanyak…

Ada 3 alternatif untuk memperoleh dana dalam rangka penyediaan lahan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yaitu dengan melakukan pinjaman. Penghematan belanja darah dan yang ketiga adalah melalui penjualan aset daerah yang idle.

Guna melakukan pinjaman, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat harus memenuhi kriteria yang diatur dalam PP 107 tahun 2000 mengenai Lonjakan Daerah dan harus memperoleh persetujuan dari DPRD dan atau Menteri Keuangan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bisa menghemat belanja daerah dengan mengorbankan program strategis pemda lainnya untuk dialokasikan penyediaan lahan jembatan.

Ketiga, jurus pamungkas dan efisien adalah dengan melakukan penjualan tanah atau bangunan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang idle. Langkah ini adalah cara untuk melakukan konversi aset yang sudah tidak produktif lagi menjadi aset yang berguna bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, tentunya selain dana, pembangunan Jembatan Kapuas 3 membutuhkan dukungan dari masyarakat karena tujuan pembangunan Jembatan di Pontia itu untuk kesejahteraan masyarakat.

Tentunya dengan dukungan masyarakat akan. Mempermudah proses pembangunan Jembatan Kapuas 3 di Pontianak, Kalimantan Barat. ***

Rekomendasi