

InNalar.com – Indonesia merupakan negara sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.
Dengan begitu, tentu Indonesia akan memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit, atau biodiesel.
Terdapat pabrik pengolahan kelapa sawit terbesar di Indonesia bagian timur, yaitu di daerah Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Total Investasinya Rp400 Miliar, Pabrik Biodiesel Pertama di Asia Ternyata Ada di Bandar Lampung
Pabrik biodiesel pengolahan kelapa sawit Kalimantan Selatan ini berada di wilayah Desa Sungai Dua Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.
Disebut sebagai yang terbesar di Indonesia Timur sekaligus di Kalimantan, sebab pabrik biodiesel ini mampu menyerap hingga 2320 karyawan.
Adapun pabrik biodiesel Kalimantan Selatan ini merupakan milik PT Jhonlin Agro Raya.
Pada pembangunannya, pabrik Biodiesel di Tanah Bumbu ini membutuhkan investasi sebesar Rp 2 triliun.
Dilansir InNalar.com dari mc.tanahbumbukab.go.id, investasi Rp 2 triliun tersebut terbagi menjadi dua bagian.
Investasi Rp 1 triliun untuk pembangunan pabrik beserta prasarananya, sedangkan Rp 1 triliun sisanya digunakan untuk pembangunan Jety atau pelabuhan.
Disebut sebagai yang terbesar di pulau Kalimantan, hal tersebut karena pabrik ini mampu memproduksi Biodiesel dan minyak goreng yang cukup besar.
Karena hasil produksinya mencapai kapasitas 60 ton per jam, dengan per harinya mencapai 1.600 ton tandan buah sawit (TBS).
Sementara untuk memenuhi hasil produksi tersebut, nantinya pabrik biodiesel ini akan mengambil bahan baku sebanyak 30%dari dari lokal.
Sedangkan untuk sisanya akan dipasok CPO dari luar daerah agar produksinya dapat terpenuhi sesuai target.
Diketahui pabrik biodiesel pengolahan kelapa sawit ini telah beroperasi, sebab peresmian pabrik ini juga telah dilakukan oleh presiden Jokowi.
Dengan adanya pabrik pengolahan kelapa sawit di Kalimantan Selatan ini, maka bisa juga meningkatkan devisa negara.
Cara dalam menaikan devisa negara adalah dengan menjualnya ke luar negeri saat harga biodiesel tengah naik.
Namun ketika harga tengah turun, pabrik ini dapat mengolahnya pula menjadi biodiesel ataupun minyak goreng.***