Gunakan Skema KPBU, Bandara Seluas 151,54 Hektar di Kalimantan Barat Ini Mulai Ditawarkan ke Investor Swasta

inNalar.com – Jadi yang pertama di Indonesia dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) bandara di Kalimantan Barat ini ditawarkan ke Investor Swasta.

Bandara tersebut adalah Bandara Singkawang di Kalimantan Barat, bahkan bandara ini menjadi pertama yang menggunakan skema KPBU atau Public Private Partnership (PPP).

Pada tahun 2019 Bandara Singkawang di Kalimantan Barat, mulai ditawarkan ke Investor Swasta pada acara “Market Sounding” yang dihadiri oleh menteri perhubungan, Budi Karya Sumadi yang bertempat di Kantor Badan Penanaman Modal (BKPM) Jakarta.

Baca Juga: Usai Dikabarkan Dibentak Petugas di Bandara Soekarno Hatta, Gus Iqdam Kedatangan Kepala Imigrasi

Skema KPBU digunakan dikarenakan visi presiden Jokowi bahwa konektivitas dibangun dengan paradigma Indonesia sentris.

Informasi dari website resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan menyampaikan dengan wilayah Indonesia yang luas dengan jumlah APBN yang terbatas dibutuhkan peran investor swasta hai yang berasal dari dalam atau luar negeri.

Peran investor sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur transportasi di Indonesia mula dari Sabang sampai Merauke.

Baca Juga: Senilai Rp2,6 Triliun, Pembangunan Bandara Terbesar Kedua di Indonesia Ini Pernah Mangkrak Sejak Era Megawati

Selain itu, Menhub juga menyatakan bahwa pembangunan Bandara Singkawang di Kalimantan Barat merupakan  proyek pembangunan bandara pertama dan Indonesia yang gunakan skema KPBU sejak awal pembangunannya.

Sebelumnya skema KPBU ini pernah diterapkan pada pengembangan Bandara di Labuan Bajo, namun untuk Bandara Singkawang mulai dari nol pembangunannya menggunakan skema KPBU, sehingga bisa dijadikan contoh oleh daerah lain.

Dengan penerapan skema KPBU diharapkan bisa menjadi terobosan sebagai upaya menopang daya saing negara kita dan mengatasi adanya keterbatasan dalam APBN untuk membangun infrastruktur.

Baca Juga: Penerbangan Bandara Internasional Husein Sastranegara di Bandung Pindah ke Majalengka Jawa Barat, Turun Kelas?

Pembangunan Bandara Singkawang di Kalimantan Barat direncanakan pada tahun 2020 dan ditargetkan selesai pada tahun 2022 untuk pembangunan tahap pertama.

Bandara Singkawang di Kalimantan Barat memiliki runway sepanjang 2.250x45m, 2 Taxiways seluas 199,5 x 18.

Tidak hanya itu Bandara Singkawang juga memiliki luas terminal hingga 12.5900 meter persegi dan cargo dari terminalnya 1.036 meter persegi.

Tidak hanya itu pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah mempersiapkan lahan seluas 151,54 hektar untuk pembangunan Bandara Singkawang di Kalimantan Barat.***

 

Rekomendasi