Salah Satu Penyebab Maraknya Orang Sakit sehingga Rumah Sakit Penuh? Simak Penjelasan dr Cahyono berikut

inNalar.com – Maraknya penyakit di zaman modern ini membuat ramai orang sakit yang harus dirawat di rumah sakit.

Sudah menjadi pengetahuan khalayak umum apabila rumah sakit kini penuh dengan orang sakit yang mengharapkan kesembuhan.

dr Cahyono pun berbicara mengenai salah satu penyebab banyaknya orang sakit sehingga memenuhi kapasitas rumah sakit.

Baca Juga: Cegah Penyakit Prostat dengan Tomat, Ternyata Seperti Ini Caranya Menurut dr Cahyono

Dilansir oleh inNalar.com dari YouTube AN NABAWI TV, dr Cahyono berbicara mengenai sumber ataupun alasan orang sakit.

Bak kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati, untuk mendapatkan tubuh yang sehat ada beberapa cara.

Setiap orang pun memiliki cara masing-masing untuk menjaga kesehatan. Namun, penyakit juga memiliki penyebab yang berbeda-beda.

Baca Juga: Investasi 8 Miliar Euro, Megaproyek Jerman Ini Sulap Bandara ‘Mati’ Berlin Jadi Kota Pintar Ramah Lingkungan

Maka dari itu tubuh yang sehat adalah rahmat luar biasa dari sang pencipta. Sudah sepatutnya dijaga agar lebih sehat dan terhindar dari penyakit.

“Kali ini jujur kita cukup prihatin dengan kondisi adanya pandemi, tetapi bukan karena hanya pandemi, sebelum pandemi, pak, rumah sakit ramai,” kata dr Cahyono.

dr Cahyono berkata bahwa orang yang sakit kanker, sakit jantung, itu ramai dia lihat di rumah sakit.

Baca Juga: Investasi 8 Miliar Euro, Megaproyek Jerman Ini Sulap Bandara ‘Mati’ Berlin Jadi Kota Pintar Ramah Lingkungan

Ternyata penyebabnya karena pola makan yang tidak sehat sejak lama.

“Karena pola makan masyarakat kita ini sejak 30 tahun yang lalu sudah mulai berubah,” jawab dr Cahyono.

Hal ini menjelaskan bahwa penyebab orang sakit meningkat itu karena pola makan masyarakat.

Adapun penyakit diabetes, jantung, dan stroke yang disebabkan karena tingginya radikal bebas pun dapat diatasi dengan pola makan.

“Radikal bebas terbentuk akibat proses oksidasi yang berlebihan, ternyata Allah sudah menyiapkan penawarnya yang namanya anti oksidan. Salah satunya ada di buah-buahan,” sambung dr Cahyono.

Buah di Indonesia yang paling komplit dan mudah ditemukan, harganya pun terjangkau.

Indonesia juga merupakan negara dengan produsen buah terbesar di dunia.

Karena demikian buah-buahan menjadi peran penting dalam menjaga pola makan.

Kata dr Cahyono, Buah semangka di Jepang dijual dengan harga 800 ribu yang paling murah. Sedangkan di Indonesia tidak sampai 100 ribu.

Begitu juga dengan pisang di Amerika yang dijual mahal. Buah durian pun paling mahal.

“Tetapi kita lebih suka makan yang instan. Coba anak-anak cucu kita kalau di ajak ke mall, disuruh milih makanan apa, mereka lalu menunjuk makanan cepat saji. Makanan-makanan seperti itu yang disukai anak cucu kita hari ini,” tambah dr Cahyono.

Manfaat dari buah-buahan yang kaya akan manfaat menjadi nampak terlupakan.

Mengonsumsi buah-buahan secara rutin pun merupakan salah satu cara menjaga pola makan.

Itulah penjelasan singkat salah satu penyebab maraknya orang sakit menurut dr Cahyono.*** (Niken Nareswati)

 

Rekomendasi